Ekspor Malut September Capai USD 446, 73 Juta, Tiongkok Pasar Terbesar

Tangkapan layar zoom BPS Maluku Utara. (istimewa)

Ternate, malutpost.id – Nilai ekspor dari Maluku Utara (malut) pada September 2021 mencapai USD 446,73 juta. Presentase tersebut naik 50,24 persen, dibanding Agustus 2021.

Kenaikan ini disumbang dari ekspor komoditi besi, baja, nikel, biji, kerak, dan abu logam yang mengalami peningkatan 331,72 persen dari bulan Januari sampai September 2021.

Koordinator Fungsi Statistik Distribusi,  BPS (Badan Pusat Statistik) Malut, Abdul Rahman Sahib dalam rilis virtual Jumat, (15/10) mengatakan, nilai ekspor dari Januari sampai September 2021 pada golongan besi dan baja sebesar USD 2.282,22 juta , nikel sebesar USD 116,10 juta, dan biji, kerak dan abu logam sebesar USD 42,88 juta.

Secara rinci BPS mencatat komoditi ekspor tersebut meningkat 331,72 persen dari USD 565,45 juta pada Januari menjadi USD 2.441,20 juta di September 2021.

“Pada tahun sebelumnya ekspor juga mengalami peningkatan 424,64 persen dari USD 85,15 juta pada Januari menjadi USD 446,73 juta pada September 2020,”kata Abdul Rahman.

Ekspor utama yang terbesar adalah negara Tiongkok, kemudian negara Taiwan di urutan kedua. “Untuk bulan September tahun ini negara ekspor terbesar masih tetap sama, yaitu Tiongkok yang mencapai USD 411,51 juta. Kemudian disusul negara Taiwan yang mencapai USD 33,22 juta,” tandasnya.

Dalam paparannya, Abdul Rahman mengatakan provinsi Maluku Utara mengalami surplus dibulan September tahun 2021 dengan nilai mencapai USD 297,62 juta. “dimana pada bulan September ini ekspor kita sebesar USD 446,73 juta, sedangkan impor kita hanya sebesar USD 149,11 juta, sehingga kita mengalami surplus sebesar USD 297,62 juta,” pungkasnya. (mg-11)

 

 

Laporan : Ihdal Umam

Editor: Ikram Salim

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks