Tutup Latsar CPNS, Sekjen Taufik Madjid: ASN Harus BerAKHLAK

Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Taufik Madjid menjadi pembina apel sekaligus menutup pelatihan dasar calon pegawai negri sipil (LATSAR CPNS) golongan III Angkatan XXVI dan golongan II Angakatan IV dan V. (Foto: HUMAS Kemendes PDTT)

Jakarta, malutpost.id – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Taufik Madjid berpesan kepada seluruh peserta Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) Golongan III Angkatan XXVI hingga XXXI dan Golongan II Angkatan IV dan V agar menjalankan Core Value BerAKHLAK yang diluncurkan Presiden Joko Widodo pada Juli 2021.

Core Value tersebut sesuai dengan nilai budaya kerja APIK yang dijunjung Kemendes PDTT.

“Adik-adik yang dinyatakan lulus menjadi PNS di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, setiap saat kita melakukan apel seperti ini ada nilai kinerja APIK. Ini hendaknya menjadi dasar kuat untuk terus bekerja berdasarkan apik. Hal ini kemudian diperkuat dengan Core Value yang diluncurkan Bapak Presiden yaitu ASN BerAKHLAK,” tegasnya dalam Apel dan Penutupan secara resmi Latsar CPNS fi kantor Kalibata pada Selasa (2/11/2021).

Taufik menegaskan jika Core Value BerAKHLAK merupakan penggabungan dan pengerucutan nilai-nilai ASN yang ada di berbagai instansi pemerintahan.

“Hal ini berlaku untuk seluruh ASN di semua instansi baik pusat maupun daerah, termasuk Kemendes PDTT,” kata Taufik.

Core Value BerAKHLAK terdiri dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Latsar CPNS Golongan III Angkatan XXVI s.d XXXI dan Golongan II Angkatan IV dan V Kemendes PDTT dilaksanakan secara blended learning sejak 8 April sampai 15 September 2021.

Pesertanya sebanyak 237 peserta terdiri dari Sekretariat Jenderal 38 peserta, Inspektorat Jenderal 15 peserta, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengembangan Ekonomi dan Investasi 34 peserta, dan Ditjen Pembangunan Desa dan Perdesaan (PDP) 46 peserta.

Kemudian Ditjen Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi 40 peserta, Ditjen Pembangunan Daerah Tertinggal 35 peserta, Badan Pengambangan Sumber Daya Manusia13 peserta, dan Badan Pengembangan Informasi sebanyak 16 peserta.

Selama masa Latsar, para peserta diberi berbagai materi dan ujian serta dinilai secara objektif sesuai dengan aturan yang berlaku.

Setelah semua terlampaui, ditentukan nama-nama peserta terbaik dari setiap golongan dan angkatan. (hms/yun)

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks