Hingga 2021, Sudah 295 Unggas Dimusnahkan Balai Karantina Pertanian Ternate

Kepala Balai Karantina Pertanian kelas II Ternate, Yusup Patiroy. (istimewa)

Ternate, malutpost.id — Balai Karantina Pertanian kelas II Ternate telah memusnahkan sebanyak 295 unggas sepanjang Januari sampai November 2021 yang masuk di Maluku Utara.

Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun 2020 yang hanya 212 unggas dimusnahkan.

Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Ternate Yusup Patiroy, mengatakan, Maluku Utara merupakan 1 dari 3 wilayah di Indonesia yang bebas dari flu burung selain Maluku dan Papua. Olehnya unggas yang masuk dari luar wilayah Malut akan disita jika tidak memiliki dokumen kesehatan dari daerah asal.

“Balai Karantina Pertanian juga sudah berupaya melakukan sosialisasi kepada masyarakat sehingga masyarakat mengetahui ketentuan dalam membawa unggas dari luar daerah,” imbuhnya.

Dia menjelaskan ada dua tipe penumpang yang memasukan unggas melalui pintu penyeberangan. “Pertama orang yang tidak mengetahui soal adanya aturan mengenai kesehatan hewan dan kedua yang tahu tapi tidak mau mengurus dokumen tersebut,” ucapnya.

Sehingga ada beberapa unggas yang tidak dimusnahkan karena pemilik mau mengurus syarat-syarat tersebut. Sedangkan pemusnahan dilakukan terhadap unggas yang ditemukan tanpa pemilik atau pemilik tidak mau mengurus dokumen kesehatan.

“Kami juga sudah melakukan upaya hukum kepada pelaku pembawa unggas ke pengadilan, pelaku ditahan dengan kurungan masa percobaan selama enam bulan, untuk memberi efek jera,” tuturnya

Dalam malakukan pengawasan perkarantinaan di pintu masuk pelabuhan Maluku Utara mereka juga bekerja sama dengan beberapa intansansi terkait lainyya untuk menjaga masuknya unggas yang dapat membawa hama penyakit seperti flu burung. (mg-11) 

 

 

Laporan: Ihdal Umam

Editor: Ikram Salim

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks