Dituntut Jaksa, Dua Terdakwa Kasus Narkoba Menangis

ilustrasi pengadilan. (merdeka.com)

Ternate, malutpost.id — MRLPG alias Riyan (25) dan TM alias Naken (25) menangis di hadapan mejelis Pengadilan Negeri Ternate, Senin (6/11/2021).

Dua ayah muda asal Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara ini dituntut 1,6 tahun oleh Jaksa Penuntut Umum karena terlibat narkoba.

JPU Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate Mokhsin Umalekhoa dalam tuntutannya menyatakan kedua terdakwa dituntut hukuman penjara selama 1 tahun dan 6 bulan karena terbukti melanggar Pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahunahun 2009 tentang Narkotika.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Riyan dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dan terdakwa Naken dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan,” tegas JPU.

Jaksa juga meminta barang bukti kedua terdakwa berupa 1 shacet plastik kecil berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,23 gram dan 1 handphone merek Oppo beserta sim card serta 1 pembungkus kuku bima dirampas dan dimusnakan.

“Barang bukit dirampas untuk dimusnahkan dan menetapkan agar para terdakwa membayar biaya perkara masing-masi sebesar Rp 5000,” tambahnya Mokhsin.

Usai mendengar tuntutan, keduanya lalu menangis saat diizinkan untuk melakukan permohonan keringanan secara lisan kepada Ketua Majelis Hakim Ulfa Rery dan didampingi dua anggota lainnya Kadar Noh dan Rudy Wibowo.

“Saya merupakan tulang punggung keluarga, saya punya dua anak yang masih kecil,” ucap Riyan sembari menangis yang didampingi sang istri.

Ceritanya, Riyan dan Naken diciduk oleh anggota Polda Malut pada Agustus 2021 lalu sekira pukul 00.01 WIT di blok H Lingkungan Gamayou, Kelurahan Kampung Makasar Barat Kecamatan Ternate Tengah.(mg-06)

 

 

Laporan: Muhlis Idrus

Editor: Ikram Salim

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks