Mantan Sekretaris KNPI Halmahera Barat Ditahan Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah

IPTU Ambo Wellang. (istimewa)

Jailolo, malutpost.id — Penyidik Kepolisian Resort (Polres) Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara menahan HB tersangka kasus penyalahgunaan dana hibah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) tahun 2018 senilai Rp300 juta.

HB ditahan setelah 17 jam diperiksa penyidik, Jumat (17/12) akhir pekan lalu.

“Kami tetapkan dua tersangka. Masing-masing mantan Ketua KNPI berinisial MM dan mantan sekretaris berinisial HB. Dari dua tersangka ini baru HB yang kami tahan. Karena tersangka tersebut dinilai tidak kooperatif dengan panggilan penyidik. Makanya yang bersangkutan kami tahan untuk memudahkan saat tahap II nanti,” kata Kasat Reskrim IPTU Ambo Wellang kepada wartawan, Senin (20/12/2021).

Sementara tersangka MM belum ditahan karena dinilai kooperatif ketika dipanggil penyidik untuk diperiksa. “Untuk tersangka lain belum ada. Nanti kita lihat perkembangan hasil pemeriksaan selanjutnya. Kalau memang ada, kami akan gelar perkara lagi,”ujarnya.

Kedua tersangka ini kata Ambo, dijerat Pasal 2 ayat 1 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang diubah menjadi Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dan Pasal 3 Undang-Undang 31 Tahun 1999 yang diubah menjadi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman penjara di atas 10 tahun.

Sementara tersangka HB kepada wartawan mengaku akan membongkar siapa saja yang turut mencicipi anggaran tersebut. “Saya akan patah jari karena bukan cuma saya yang nikmati,”pungkasnya. (met)

 

 

 

Laporan: M Nur Husen

Editor: Ikram Salim

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks