Sekap lalu Perkosa Siswi SMP, Mantan Napi Kasus Pencabulan Segera Diadili

Ilustrasi pemerkosaan. (istimewa)

Ternate, malutpost.id — JB (31) alias Juned, warga Maluku Utara yang diduga menyekap dan memperkosa siswi SMP di Ternate segera diadili.

Pasalnya, berkas perkara pria yang berprofesi sebagai sopir angkutan umum  itu telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Ternate oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kejaksaan Negeri Ternate.

“Berkasnya sudah lengkap, penyerahan tahap dua tanggal 26 November 2021 dan pelimpahan (ke PN) 6 Januari 2021 kemarin lalu penetapan sidang Kamis 13 Januari 2022,” jelas Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Ternate Kadek Agus A. W. SH. MH pada wartawan Senin, (10/1/2022).

Dalam kasus ini, pria yang pernah dipenjara karena kasus asusila alias residivis itu  dijerat dengan UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Peraturan Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Jadi dia disangkahkan pasal tunggal yakni Pasal 81 ayat 1 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun,” tegasnya.

JB sebelumnya dilaporkan telah menyetubuhi seorang anak di kamar pelaku. Korban lebih dulu disekap lalu diperkosa berkali-kali di kamar kosnya Kelurahan Tafure, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate.

Korban yang disekap baru diketahui keberadaannya oleh pihak keluarga setelah mendapat informasi dari warga sekitar indekos yang kebetulan mengenal korban.

Tersangka yang merupakan residivis dalam kasus pencabulan anak pada tahun 2018 ini akhirnya berhasil diringkus polisi setelah mendapat laporan dari keluarga korban.

Peristiwa yang masuk dalam Laporan Polisi dengan nomor LP/18/Vll/2021/Polsek Ternate Utara itu diawali ketika korban pada Kamis (29/7) sekira pukul 19.00 WIT membeli bakso di depan Pasar Barito, Gamalama Ternate. Saat itu, JB yang mengemudikan mobil angkutan mengajak korban menemaninya bekerja.

Dalam laporan itu juga menyebutkan, setelah bekerja mengangkut penumpang, JB sekitar pukul 21.00 WIT mengajak korban ke tempat kostnya di Kelurahan Tafure.

Di kamar itu, JB melakukan perbuatan ”laik sensor” terhadap korban. Sebelumnya, korban diminta untuk tidak melawan. Usai melakukan perbuatannya, JB lalu mengunci korban dalam kamarnya sekitar pukul 23.30 WIT, lalu pergi meninggalkan korban. Atas kejadian itu, orang tua korban melaporkan ke Polsek. Kapolsek Ternate Utara sama itu sudah diamankan di Polsek Ternate Utara.(mg-06)

 

 

 

Laporan: Muhlis Idrus

Editor: Ikram Salim

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks