Gubernur Tetap Utamakan Kepentingan Warga Malut

MULYADI Tutupoho

TERNATE – Pemerintah Provinsi Maluku Utara memastikan Gubernur Abdul Gani Kasuba tetap mengutamakan kemaslahatan masyarakat Malut di tengah pandemi global Covid-19. Hal ini sekaligus mematahkan opini publik yang berkembang pasca beredarnya video imbauan Gubernur yang mengajak seluruh kepala daerah mendukung kontestan Liga Dangdut Indonesia asal Halmahera Barat, Gunawan Muharjan. Pemprov menjamin kepentingan warga tetap menjadi perhatian utama Gubernur.

Kepala Biro Protokol, Kerja Sama dan Komunikasi Publik Setda Malut Mulyadi Tutupoho menjelaskan, imbauan atau seruan yang diungkapkan Gubernur untuk mendukung Gunawan bukanlah ukuran tak adanya upaya keseriusan penanganan Covid-19 di Malut. Imbauan tersebut disampaikan mengingat saat ini seluruh provinsi di Indonesia telah menerapkan sosial distancing agar dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Di samping untuk tetap berdiam diri di rumah, masyarakat juga diminta untuk tetap tenang dan tidak panik, itu sebabnya selain sosial distancing juga perlu physical distancing,” tutur Mulyadi, Rabu (1/4).
Imbauan Gubernur sendiri, sambung Mulyadi, lebih menekankan pada dukungan terhadap prestasi putra daerah. Apalagi Gunawan telah mengharumkan nama Malut di kancah nasional. “Di samping tetap berada di dalam rumah, masyarakat diminta untuk berpartisipasi memberikan dukungan kepada Gunawan yang saat ini tengah mengikuti Liga Dangdut di Jakarta melalui SMS. Imbauan Gubernur tersebut semata-mata memberikan apresiasi yang tinggi atas prestasi yang gemilang dalam memperlihatkan kualitas bakat olah vokal di tengah-tengah situasi Covid-19 yang sedang melanda,” tekan Mulyadi.

Sejauh ini, Gubernur sendiri telah melakukan langkah-langkah dalam penanganan penyebaran Covid-19 serta menindaklanjuti Instruksi Presiden dan Peraturan Menenter Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2020. Upaya dalam pencegahan Covid-19 oleh Gubernur tidak tanggung-tanggung, bahkan perjalanan dinas luar daerah dipangkas untuk pencegahan Covid-19. “Pemerintah juga telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 12 miliar dalam penanganan Covid-19 melalui tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Malut. Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi dengan keseriusan menyediakan fasilitas tempat karantina terhadap pasien yang terpapar Covid-19. Dan berbagai upaya dan bentuk keseriusan Pemerintah Provinsi telah menetapkan pilihan Sahid Bela Hotel sebagai tempat karantina yang sebelumnya mendapat penolakan dari masyarakat,” jabar Mulyadi.

Mulyadi juga kembali mengingatkan masyarakat agar tetap berdiam diri di rumah sebab rumah adalah tempat yang paling nyaman dan aman saat ini. “Selain terhindar dari ancaman virus corona, kita juga diimbau untuk senantiasa mengutamakan waktu ibadah dan berdoa sembari juga dihibur oleh putra daerah Malut, Gunawan,” tandasnya.(cr-01/adv/kai)