Polda Amankan 5 Tersangka Narkoba

PELAKU: Dua dari lima tersangka narkoba yang diamankan Polda Malut. Dari lima pelaku tersebut, satu diantaranya merupakan ASN Pemkot Ternate POLDA MALUT FOR MALUT POST

TERNATE – Direktorat Reserse Narkoba Polda Maluku Utara mengamankan lima tersangka kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan ganja. Para tersangka adalah RT Alias Erik (43), FM (39), FM alias DI (23), RL alias Riri (33) dan MA alias AL (35). Dari kelima tersangka itu, salah satunya merupakan pegawai negeri sipil (PNS) di Kantor Kecamatan Ternate Selatan.

Tersangka berstatus PNS tersebut adalah MA alias AL (35). Ia merupakan salah satu staf di kantor kecamatan tersebut. Jumlah barang bukti yang berhasil disita dari tangan kelima tersangka itu seluruhnya berjumlah 0,9 gram sabu dan 3,70 gram ganja.
Informasi yang dihimpun Malut Post, lima tersangka itu diamankan di tempat yang berbeda di Kota Ternate. Penangkapan pertama dilakukan terhadap tersangka RT alias Erik di kompleks Sekolah Cina Kelurahan Gamalama pada 14 Maret 2020. Di tangannya diamankan barang bukti berupa satu sachet kecil sabu dengan berat 0,26 gram dan satu buah ponsel merek Samsung J2 berwarna silver. Tersangka Erik dikenakan Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Pada hari yang sama, Polda juga menangkap tersangka FM. Ia ditangkap di Jalan Soa, Ternate Tengah, dengan barang bukti berupa satu sachet plastik kecil berisi sabu dengan berat 0,42 gram yang diisi dalam pembungkus rokok Surya dan satu buah ponsel Samsung. FM dikenakan Pasal 112 ayat (1) UU Narkotika.

Pada 23 Maret 2020, Polda kembali menangkap tersangka FM alias DI. Ia ditangkap di dalam area Kantor Dinas Pasar Kota Ternate Kelurahan Kampung Makassar. Saat ditangkap, tersangka langsung membuang barang bukti di sekitaran area kantor Dinas Pasar. Barang bukti yang berhasil diamankan yaitu tujuh linting ganja dibungkus dengan pembungkus rokok Gudang Garam Surya dengan berat 3,70 gram. FM dikenakan Pasal 111 ayat (1) UU Narkotika.

Sedangkan pada 30 Maret 2020, Polda juga menangkap dua tersangka yakni RL alias Riri dan MA alias AL yang tidak lain adalah PNS di kantor Kecamatan Ternate Selatan. Keduanya ditangkap di depan Hotel Boulevard Kelurahan Gamalama. Barang bukti yang diamankan dari tangan kedua tersangka yakni satu sachet kecil berisi sabu seberat 0,22 gram, satu buah bong yang terbuat dari botol bekas air mineral, satu buah korek api gas, satu buah resi pengiriman BCA, dan satu buah resi pengiriman BCA yang didapat dalam saku AL. Keduanya dikenakan Pasal 114 ayat (1), Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 127 ayat (1) huruf a UU Narkotika.

Kabid Humas Polda Malut AKBP Adip Rojikan mengatakan, di tengah situasi negara yang sedang tidak kondusif terkait dengan virus corona, bukan berarti Polri khususnya Polda Malut akan kendor dalam memberantas pelaku penyalahgunaan narkoba. “Dan bukan berarti juga pelaku penyalahgunaan narkoba bisa memanfaatkan situasi sekarang ini dengan mengedarkan narkoba,” tegas Adip.(aby/kai)