Istri Ketua Sinode Dipolisikan

RESMI LAPOR: Pelapor Meiyane Mahura didampingi dua kuasa hukumnya tengah menunjukkan bukti laporan polisi usai melapor terlapor Feny Tongo Tongo, Kamis (9/4) lalu.

TOBELO - Feny Tongo Tongo, istri ketua Sinode dilaporkan ke Polres Halut melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu, Kamis (9/4).

Feny Tongo Tongo dilaporkan oleh Meiyane Mahura (55), warga Desa Gura Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara atas dugaan pencemaran nama baik saat berada di Kantor Sinode pada 9 Maret 2020 lalu.

"Kita melaporkan Ibu Feny Tongo Tongo terkait dengan dugaan pencemaran nama baik," kata Kuasa Hukum Meiyane Mahura, Reli JV Laike di Mapolres Halmahera Utara, kepada Harian Malut Post, Kamis (9/4) lalu.

Reli menjelaskan, kliennya terpaksa membuat laporan polisi karena ia merasa terhina dengan bahasa tidak pantas yang dikeluarkan Feny kepada orang banyak. "Bahasa yang tidak sepantasnya dikeluarkan oleh terlapor, dengan menyebut klien saya tidak bermoral," ujarnya.

Menurutnya, selama hampir satu bulan, kleinnya punya itikad baik berupaya meminta Terlapor untuk menyampaikan permohonan maaf yang diselesaikan secara kekeluargaan namun tidak diindahkan. "Karena tidak ada respon dari Terlapor maka jalan satu-satunya tempuh melalui jalur hukum," tegasnya.

Sementara itu, Kassubag Humas Polres Halmahera Utara, Iptu Mansur Basing saat dikonfirmasi membenarkan, bahwa mereka telah menerima laporan dari Pelapor, Meiyane Mahura. "Benar, ada laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Ibu Maiyane Mahura," akunya.(cr-04/adv/jfr)