Selain Covid-19, DBD juga Mengintai


TERNATE - Kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 di Provinsi Maluku Utara (Malut) menurun signifikan. Data rekapan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, hingga Jumat (10/4) kemarin, menujukkan adanya penurunan jumlah ODP dari sebelumnya 385 orang menjadi 359 atau terjadi penurunan sebanyak 26 orang.

    Juru Bicara Penanganan Covid-19 wilayah Malut Rosita Alkatiri menuturkan, penurunan 26 ODP terjadi secara kumulatif ini dikarenakan berakhirnya masa pemantauan selama 14 hari.

    Sedangkan kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terjadi penambahan 1 orang, sehingga jumlahnya naik menjadi 7 orang. Penambahan PDP ini berasal dari Kota Ternate. “ 7 orang PDP ini tersebar di Ternate 3 orang, Halut 2 orang, Halteng 1 orang dan Sula 1 orang. Ke 7 PDP ini masih terus diawasi,” terangnya.

    Untuk kasus Orang Tanpa Gejala (OTG), hingga kemarin tidak mengalami perubahan. Masih tetap 89 orang. “ Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 secara kumulatif 2 orang. Dan 1 diantara telah dinyatakan sembuh berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium. Sedangkan satu pasien lainnya atau pasien 02 kondisinya semakin membaik,” tandasnya.

    Sementara itu, hasil pemeriksaan rapid test yang dilakukan, dari 342 orang yang diperiksa 13 diantaranya dinyatakan reaktif. Dari 13 orang itu, 6 orang diantaranya telah ditetapkan berstatus OTG, 5 ODP, 1 PDP dan 1 lainnya orang yang berasal dari daerah terjangkit. " Sementara untuk 329 orang lainnya dinyatakan non reaktif. Sedangkan untuk kondisi pasien 02 sejauh ini makin membaik,” jabarnya.

    Selain Covid-19, dalam kesempatan itu Rosita juga mengikhtiarkan bahaya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang sepanjang januari hingga Maret 2020 telah menelan 6 nyawa.

    Dalam kurun waktu tahun 2019, penderita DBD sebanyak 1.195 kasus dan 16 orang diantaranya meninggal dunia.
    Sedangkan sepanjang Januari hingga Maret 2020 sedikitnya terdapat 175 pengidap DBD. Dari jumlah itu 6 orang diantarnya meninggal dunia. “ Yang meninggal ini, 3 orang di Morotai, 1 Halut dan 2 di Halbar,” terangnya.

    Menekan kasus DBD, Rosita mengimbau, masyarakat  untuk  tetap menjaga kebersihan dan rutin memberantas sarang nyamuk. “ Untuk terhindar dari Covid-19, kami ingatkan masyarakat untuk tetap di rumah dan  membersihkan sarang nyamuk, agar juga terhindar dari DBD,” pungkasnya.(cr-01/rul).