Dipolisikan Kontraktor, Sidik Siokona Angkat Bicara

Sidik D Siokona

Ternate, malutpost.id - Politikus PDI Perjuangan Sidik Dero Siokona angkat bicara menanggapi laporan polisi yang dibuat oleh Estevanus Gabinae terhadapnya. Sidik dilaporkan Estevanus atas dugaan penipuan dan penggelapan di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Malut.

 

Kepada malutpost.id, Sidik mengatakan dirinya tidak memiliki sangkut paut dengan proyek apapun, termasuk proyek yang dijanjikan oleh Topan H Husen kepada Estevanus. Menurutnya, Estevanus ketika itu memang pernah mendatangi rumahnya. Namun kedatangan Estevanus itu berkaitan dengan pembayaran tunggakan keuangan keponakannya yang saat itu sedang kuliah di STKIP Kie Raha.

 

Ketika itu, lanjut Sidik, pelapor menitipkan uang sebesar Rp 20 juta kepada dirinya. Uang tersebut untuk membayar biaya kuliah keponakannya termasuk biaya KKN, ujian proposal/skripsi dan lainnya. Setelah dihitung, jumlah tunggakan uang kuliah keponakannya hanya sekitar Rp 6 juta lebih. "Jadi saya tidak ada urusan dengan proyek. Dan saat itu memang Topan H Husen tinggal di rumah saya,” tegas Ketua STKIP Kie Raha ini, Rabu (22/4).

Ia menambahkan, dari uang Rp 20 juta yang dititipkan oleh Estevanus itu masih tersisa sekitar Rp 13 juta lebih. Sisa uang tersebut rencananya dikembalikan kepada Estevanus. Namun hingga kini Estevanus belum datang untuk mengambil sisa uang tersebut. Bahkan, dirinya sudah mencoba beberapa kali untuk mengantar uang tersebut kepada Estevanus namun tidak bertemu dengan kontraktor tersebut. “Katanya sehari dua beliau (Estevanus, red) ke Ternate ketemu saya,” ujar Sidik. 

 

Bahkan, kata Sidik, jika Estevanus ingin mengambil seluruh uang Rp 20 juta tersebut maka ia bersedia mengembalikan seluruhnya. "Kalau uang Rp 20 juta itu ingin dikembalikan saya akan kembalikan. Yang terpenting keponakannya yang tidak lain adalah anak didik saya itu sudah selesai kuliah. Tapi soal proyek-proyek itu saya tidak tahu,” tutur Sidik.

 

Sidik mengaku, dirinya pernah diperiksa oleh penyidik Ditreskrimum Polda di kediamannya. “Dan saya sudah jelaskan semua ke penyidik,” tandasnya.(aby)