Larangan Penerbangan Muat Penumpang Belum Berlaku di Maluku Utara

Bandara Babullah Ternate. (PUTRI CITRA A/MALUTPOST.ID)

Ternate, malutpost.id - Larangan pengoperasian penerbangan komersial yang sejatinya berlaku mulai hari ini (24/4) ternyata belum diterapkan di Provinsi Maluku Utara. Pasalnya, sejumlah pesawat bermuatan penumpang maaih diizinkan terbang keluar dan masuk Bandara Babullah Ternate. Pengelola Bandara beralasan Surat Keputusan dari Kementerian Perhubungan baru diterima subuh tadi.

 

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Babullah, Anwar Hamid yang diwawancarai menyatakan bandara tetap buka seperti biasa. "Bandara tetap buka, jangan salah pengertian, tetapi pesawat komersialnya tutup. Yang masuk kalau kecuali bawa logistik sebagaimana disebutkan dalam surat keputusan," ungkapnya.

 

Anwar membenarkan Jumat tadi masih ada pesawat komersial yang beroperasi di Babullah. Pasalnya, SK dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub baru diterima pengelola bandara subub tadi. "Sehingga penerbangan Jumat belum di-cancel. Bahwa hari ini jangan dulu di-cancel sampai jam 8 malam tetap dibuka. Besok pagi baru mulai tutup. Jadi jeda satu hari ini semua keluar, yang datang yang keluar sampai jam operasional bandara jam 8 malam," terangnya. 

 

Dia menambahkan, pesawat yang terlanjur keluar hari ini tak bisa kembali lagi ke Babullah. Sedangkan yang sementara parkir di apron tak bisa keluar lagi. 

Lantas, lebih lanjut Anwar. "Misalnya tadi ada Sriwijaya ke Ambon, tapi ternyata dari pihaknya sendiri sudah cancelling duluan. Terus ada yang dari Makassar tapi sudah berangkat lagi, lalu Wings tadi dari Buli ke Manado, Batik dari Jakarta dan jam 1 siang tadi sudah berangkat lagi," tuturnya. 

 

Anwar menegaskan, mulai besok tak ada lagi penerbangan, selain untuk muatan logistik. "Yang melanggar tetap izin dicabut. Kalau masuk ada aturannya berarti harus ada izin dari Dirjen, izin terbang. Kalau tidak ada tidak bisa masuk," tutupnya.(mg-05)