Ini Riwayat Perjalanan 12 Pasien Positif Covid-19 Baru di Maluku Utara

dr. Alwia Assagaf

Ternate, malutpost.id - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku Utara melalui Juru Bicaranya dr. Alwia Assagaf merilis riwayat perjalanan 12 pasien positif baru di Malut. Ke-12 pasien tersebut selanjutnya disebut Pasien 015 sampai 026.

 

Pasien 015 berasal dari Jailolo, Halmahera Barat dan sebelumnya berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Pasien laki-laki berusia 45 tahun ini tiba dari Jakarta pada 2 April lalu. Di-rapid test dan hasilnya reaktif pada 17 April lalu dikarantina di Sahid Bela Hotel Ternate esok harinya.

 

Pasien 016 berasal dari Kelurahan Tanah Tinggi, Ternate, dan berstatus PDP. Datang dari Makassar pada 19 Maret, pasien laki-laki berusia 27 tahun ini rapid test-nya reaktif pada 14 April. Ia dikarantina di Sahid Bela sejak 15 April.

 

Pasien 017 berasal dari Dufa-Dufa, Ternate, dan sebelumnya berstatus orang dalam pemantauan (ODP). Ia tiba dari Surabaya pada 3 April. Pada 17 April pasien laki-laki berusia 50 tahun ini mengikuti rapid test dan hasilnya reaktif. Ia lalu menjalani karantina di Sahid Bela mulai 18 April.

 

Pasien 018 berasal dari Gebe, Halmahera Tengah, namun mengikuti rapid test di Ternate dengan status PDP. Pasien laki-laki berusia 25 tahun ini tiba dari Sorong pada 4 April. Hasil rapid test-nya reaktif pada 17 April dan dikarantina di Sahid Bela esok harinya.

 

Pasien 019 berusia 55 tahun dan berasal dari Tomalou, Tidore Kepulauan. Ia berstatus ODP dan tiba dari Bandung pada 3 April. Rapid test pasien laki-laki ini reaktif pada 14 April dan dikarantina di Sahid Bela sejak 17 April.

 

Pasien 020 berasal dari Lamongan, Jawa Timur, namun berdomisili di Tuguwaji, Tikep. Perempuan berusia 33 tahun ini tiba dari Surabaya pada 2 April dengan status ODP. Rapid test 15 April menunjukkan hasil reaktif sehingga dikarantina di Sahid pada 18 April.

 

Pasien 021 adalah seorang balita berusia 1,9 tahun. Ia merupakan putra dari Pasien 020 memiliki riwayat yang sama dengan ibunya.

 

Pasien 022 berasal dari Bobo, Tikep, dan berstatus ODP. Laki-laki berusia 18 tahun ini tiba dari Surabaya pada 5 April. Rapid test menunjukkan hasil reaktif pada 14 April dan baru dikarantina di Sahid Bela pada 16 April.

 

Pasien 023 berjenis kelamin berusia 30 tahun. Ia merupakan suami dari Pasien 020 dan memiliki riwayat perjalanan yang sama.

 

Pasien 024 berjenis kelamin laki-laki dan berasal dari Bobo, Tikep. Pasien berusia 20 tahun ini tiba dari Bandung pada 3 April. Rapid test-nya reaktif pada 14 April dan mulai dikarantina di Sahid Bela pada 17 April.

 

Pasien 025 berjenis kelamin laki-laki berusia 19 tahun. Pasien asal Tomagoba, Tikep, ini tiba dari Bandung pada 5 April dengan status PDP. Rapid test-nya reaktif pada 14 April dan mulai dikarantina di Sahid Bela pada 16 April.

 

Pasien 026 juga berasal dari Bobo, Tikep, dan memiliki riwayat perjalanan dan karantina persis Pasien 024. Laki-laki berusia 19 tahun ini ketika tiba di Ternate berstatus PDP.(ikh)