Langkah Cepat PTNHM Tangani 38 Karyawan Positif Covid-19

Kawasan Penambangan PT NHM

    TERNATE – Meski telah menerapkan sistem pengawasan berlapis dengan membentuk Tim Penanggulangan Covid-19 di PT Nusa Halmahera Mineral (NHM) sejak Maret 2020 lalu, perusahaan tambang emas yang berlokasi di Desa Malifut, Halmahera Utara (Halut) ini kebobolan juga. 38 karyawannya diketahui positif terpapar virus Corona berdasarkan pemeriksaan swab yang dilakukan di dalam areal Tambang Gosowong oleh Tim Paramedis Rumah Sakit Siloam Manado.

       Manajer Komunikasi PTNHM, Ramdani Sirait mengatakan, sebelumnya ada 1 karyawan PTNHM mengalami demam dan dirawat di Klinik Gosowong. Dia lalu dievakuasi ke Manado. Namun sebelum dievakuasi, telah dilakukan rapid test dan hasilnya non reaktif. Setelah tiba di Rumah Sakit Siloam Manado dilakukan rapid test ke dua, hasilnya sama non reaktif. Namun karena setelah dua hari dirawat demamnya tidak turun, lalu dilakukan Swab Test, beberapa hari kemudian hasilnya keluar dan dinyatakan positif. Dengan adanya kasus positif itu, Tim Penanggulangan Covid-19 PTNHM langsung mengambil langkah cepat dengan melakukan “tracing” orang-orang yang telah melakukan interaksi dengan 1 karyawan tersebut. Lalu didapat 103 nama. “ Kita lalu melakukan swab test di dalam kawasan Tambang Gosowong oleh Tim Paramedis Rumah Sakit Siloam Manado, hasilnya sebanyak 38 karyawan dinyatakan positif Covid-19, 2 orang masih menunggu hasil swab Sedangkan sebagian besar lainnya negatif,” terang Ramdani, kemarin (10).

       Menurutnya,  Tim Penanggulangan Covid-19 PTNHM telah berkoordinasi dengan Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Halmahera Utara dan sebanyak 35 karyawan telah memulai masa karantina di Tobelo. Mereka dalam kondisi baik tanpa ada gejala (OTG), sementara 1 orang lainnya dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Tobelo karena mengalami demam, 1 orang lagi masih dirawat di Klinik Gosowong dan 1 lainnya baru akan dibawa ke tempat karantina di Tobelo besok, karena hasil tesnya baru keluar hari ini. “ Manajemen PTNHM memberikan dukungan penuh kepada seluruh karyawan PTNHM dan karyawan perusahaan mitra kerja yang sedang dikarantina tersebut. Tidak hanya bantuan materil mengenai hal-hal yang diperlukan, tetapi dukungan doa dan semangat dari seluruh keluarga besar PTNHM. Tadi pagi kami melepas mereka menuju Tobelo dengan semangat yang tinggi dan kami berharap hasil yang negatif pada tes selanjutnya agar seluruh karyawan bisa kembali bersama keluarga masing-masing,” harapnya.

       Kata dia, sejak Maret 2020, manajemen PTNHM, telah membentuk Tim Penanggulangan Covid-19. Ada beberapa program disiapkan, seperti
program pencegahan, mitigasi dan dukungan untuk pemerintah daerah serta masyarakat lingkar tambang. Dalam program pencegahan, telah dilakukan isolasi/lockdown di area site termasuk karyawan lokal harus tinggal di dalam site/kawasan tambang, melakukan ”screening” atau pengawasan berlapis dimana seluruh karyawan yang akan kembali bekerja ke Tambang Gosowong harus melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing, selalu mengisi formulir tentang aktifitas serta kesehatan mereka dalam 14 hari karantina mandiri tersebut. 
       Untuk karyawan yang berasal dari luar lingkar tambang diharuskan masuk ke hotel-hotel yang telah disewa oleh perusahaan untuk masa transit selama 14 hari lagi. Hotel-hotel tersebut ada 3 hotel di Ternate dan 1 hotel di Tobole. Selama masa transit mereka harus disiplin. Jika ada yang melanggar aturan langsung dipulangkan. Lalu kesehatan mereka dipantau setiap hari oleh Tim Medis PTNHM yang ditempatkan di hotel-hotel tersebut. 

       Setelah datangnya alat rapid test yang dipesan sebelumnya, maka mulai awal Mei  sebelum masuk ke Tambang Gosowong, seluruh karyawan dan mitra kerja harus mengikuti rapid test. Hanya yang non reaktif hasilnya yang boleh masuk ke Tambang Gosowong. “  Ada sejumlah karyawan ketika dilakukan rapid test oleh Tim dari Dinas Kesehatan Halut dan Ternate, ditemukan hasilnya reaktif. Mereka itu lalu diisolasi di hotel yang memang disewa khusus untuk karyawan yang reaktif,” terangnya.

    Dalam program pencegahan, Tim Covid-19 PTNHM telah melakukan protokol Covid-19 sebagaimana imbauan  pemerintah seperti, penggunaan masker, memastikan jaga jarak dalam aktivitas karyawan, sterilisasi tempat-tempat kerja dan aktivitas lainnya, penambahan sarana cuci tangan, penutupan tempat makan/ messhall, sarana olahraga dan sarana hiburan, pengaturan tempat duduk di bus karyawan, serta poster di seluruh tempat kerja dan tempat tinggal tentang apa yang harus dilakukan karyawan untuk melindungi diri dari Covid-19. “ Selanjutnya, PTNHM akan melakukan swab test lanjutan untuk karyawan lain yang dinilai telah melakukan interaksi dengan karyawan yang positif tersebut. Hal ini penting untuk memastikan seluruh karyawan yang bekerja dalam keadaan negatif Covid-19, dan saat cuti dan pulang ke rumah juga dalam keadaan bebas Covid-19,” ucapnya.

       Di samping itu perusahaan akan terus mempertahankan dan meningkatkan standar penanggulangan di site Gosowong untuk segera steril dari Covid-19. “ Kami bersyukur bahwa dengan swab test yang cepat, kami dapat mengindentifikasi orang-orang yang sudah terpapar Covid-19 dan melakukan program karantina yang seharusnya,” pungkas
Ramdani. (cr-04/rul/*)