IMM Malut dan Rorano Sindir Pemprov dengan Galang Koin untuk Alat PCR

Abdul Najar

Ternate, malutpost.id - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Provinsi Maluku Utara bersama LSM Rorano, mengajak masyarakat dan elemen mahasiswa mengumpulkan uang koin Rp 500 untuk membeli alat mesin pemeriksaan spesimen polymarase chain reaction (PCR).
 
Langkah sebagai bentuk ktriti kepada Pemerintah Provinsi Malut yang lambat dalam penanganan Covid-19. 
 
"Kumpul uang koin ini sebagai bentuk kritik kepada Gubernur dan Wagub agar segera mengadakan alat PCR," ungkap, Kabid Hikmah DPD IMM Malut, Abdul Najar, Selasa (23/6).
 
Dia bilang, hingga saat Malut belum memiliki mesin PCR, padahal kurva kasus terus bertambah. Disisi lain, alokasi anggaran untuk penanganan Covid-19 senilai Rp 148 miliar, namun belum juga direalisasikan ke seluruh kabupaten/kota. 
 
"Kami ajak kepada teman-teman Organisasi Cipayung untuk kita sama-sama memperjuangkan gerakan uang koin," katanya.
 
Sementara Direktur LSM Rorano, Asghar Saleh dalam postingannya di Facebook juga menyindir Pemprov Malut dengan mengajak semua elemen turut menggalang dana untuk membeli mesin PCR. "Tanpa alat ini foya basar kalau ada yang bicara penanganan Covid-19 di Maluku Utara berjalan baik (tanpa alat ini hanya omong-kosong jika ada yang mengatakan penanganan Covid di Malut berjalan baik)," kata Asghar dalam postingannya pagi tadi. 
 
Dia mengajak, KNPI, Jurnalis, Majelis Taklim, OKP Cipayung, organisasi kepemudaan, komunitas anak muda untuk menyumbang. "Seluruh masyarakat mari kita sumbang, Rp 1000, Rp 10,000 dan Rp 100.000," kata Asgar. (ikh)
 
 
-
Peliput : Tim
Editor   : Ikram Salim