Di Tawari Minum Kopi, Nelayan Asal Bobong Malah Dibacok, Kaki Kanan Nyaris Putus

Korban La Jamil saat mendapat perawatan di RSUD Taliabu. (ISTIMEWA)

Bobong, malutpost.id - Insiden nahas menimpa 
La Jamil warga Desa Bobong, Kecamatan Taliabu Barat. 
 
Ia nyaris merenggang nyawa usai dibacok Arlin Haprianto Alias La Amba, warga asal Desa Nanu, Kecamatan Taliabu Utara. Kaki kanannya nyaris potong setelah dibacok remaja 19 tahun tersebut. 
       
Peristiwa itu terjadi Jumat (24/7/2020) di rumah kontrakan sang korban di Desa Tikong, Kecamatan Taliabu Utara, sekira pukul 02.00 WIT dini hari. Motif aksi nekat pelaku belum diketahui pasti, namun pelaku diduga mabuk saat menyerang korban dengan sajam. 
 
Acim salah satu saksi mata dan juga kerabat korban kepada malutpost.id menceritakan, awalnya La Amba masuk secara diam-diam ke dalam rumah kontrakan yang ditempati 4 orang nelayan dari Bobong termasuk korban
 
Saat itu La Jamil (korban, red) bersama Acim tengah santai di teras lantai dua rumah tersebut. 
 
Tiba-tiba pelaku muncul, korban lalu menawarkan pelaku minum kopi sambil ngobrol. Tawaran korban disambut dengan sebilah parang yang disimpan di balik baju. "Dia (pelaku) lalu memotong kaki korban hingga hampir putus," kata Acim, Sabtu (25/7/2020) 
 
Tidak berhenti disitu, pelaku berbalik menyerang dirinya, namun dia berhasil menyelamatkan diri dengan melompat dari lantai dua. 
 
"Saat itu saya lihat korban yang sudah tak berdaya karena kaki kanannya sudah terkena bacok dan bersimbah darah ikut melompat diatas atap rumah warga untuk menyusul saya yang menyelamatkan diri dari ancaman pelaku," tutur Acim.
 
Sementara pelaku La Amba baru diamankan oleh gabungan aparat kemananan dari Polsek Taliabu Barat, TNI dan Satgas Pamrahan, Sabtu (26/7) kemarin. Sementara korban La Jamil masih mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bobong akibat luka bacok yang dialminya.(rid)
 
 
 
-
Peliput : Ridwan Arif
Editor   : Ikram