Jubir MAJU: Orasi Husni Bopeng Tidak Mendidik

Jubir Pasangan MAJU, Isnaeni Komalasari, SH. (ISTIMEWA)

Ternate, malutpost.id – Juru bicara (jubir) pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate Merlisa-Juhdi Taslim  (Ternate MAJU) Isnaeni Komalasari, SH  berkesimpulan Ketua DPD NasDem Kota Ternate Husni Bopeng belum matang berpolitik. Menyampaikan orasi politik bahwa Kota Ternate tidak bisa dipimpin perempuan sangat  tidak mendidik masyarakat.  

Nani-sapaan akrabnya- mengatakan Nini Bopeng tidak sadar bahwa dirinya sebagai perempuan  juga adalah pemimpin. Terkait posisinya saat ini. Sebagai anggota DPRD Provinsi Malut  dan  ketua partai.

Apalagi pernah menjabat  unsur pimpinan DPRD Kota Ternate. “Prosesnya dia dipilih sebelum ke dewan. Begitu juga jadi ketua partai. Apakah posisinya itu bukan pemimpin. Jelas ini pembohongan sangat nyata,” ujarnya.  

Soal Husni Bopeng tidak maju dengan alasan bahwa dia seorang perempuan. Sebenarnya, kata Nani, Husni Bopeng harus jujur mengatakan bahwa dia tidak punya kans atau peluang untuk maju.

“Jangan-jangan ini sentimen politik pribadi lalu dibuat seolah jadi benar. Itu sebabnya pernyataannya kami sebut pembohongan publik,” tuturnya.  

Dia mengatakan banyak fakta di Indonesia yang pemimpinnya  perempuan dan berhasil.  Di Jawa Timur. Ada Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya. Dipercaya warga Surabaya dua periode. Khofifah Indar Parawansa. Gubernur Jawa Timur. 

Lalu ada Airin Rachmi Diany, Wali Kota Tanggerang Selatan.  Dipercaya memimpin dua periode.  Dipilih pula sebagai Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) periode 2016-2020.  Dan masih banyak lagi. Kepemimpinan mereka diakui sukses memimpin daerahnya. 

“Jadi  ini yang perlu diluruskan karena tidak masalah Kota Ternate dipimpin perempuan,” jelasnya.

Lagi pula, kata dia, negara dalam hal ini undang-undang pemerintah daerah memberikan jaminan hak yang sama antara laki-laki dan perempuan untuk maju sebagai calon sebagai kepala daerah. (kox)

 

 

Peliput : Tim

Editor   : Oka La Owi