Begini Pidato dan Pesan Terakhir Bupati Haltim

Orasi terakhir Bupati Haltim sekaligus calon petahana Muhammad Din sebeluk meninggal.

Ternate, malutpost.id – Calon bupati Halmahera Timur, Muhammad Din Mabud meninggal dunia setelah jatuh saat pidato di kediamannya, Desa Sangaji Kecamatan Kota Maba, Kabupaten Haltim, Maluku Utara, Jumat (4/9/2020). Bupati Haltim itu dilarikan ke RSUD Maba, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal pada pukul 16.25 WIT.

Calon petahana tersebut sebelumnya tidak menunjukan gejalah sakit. Saat mendaftar ke KPU Haltim, Almarhum bersama wakilnya Anjas Taher diantar ribuan pendukung pada pukul 10.00 WIT dan menjadi paslon pertama yang mendaftar di KPU Haltim. Keduanya bahkan diarak keliling kota Maba setelah mendaftar. 

Setelah badah Jumat, sekira pukul 16.00 bersama dengan wakilnya, Almarhum langsung memberikan orasi politik di hadapan simpatisannya. Keduanya naik bersama wakilnya diatas podium.

Bahkan politisi yang mengganti posisi Rudi Erawan sebagai Bupati itu terlihat segar dan tidak menunjukan tanda-tanda sedang sakit. Saat itu, Almarhum mengenakan kameja putih lengan panjang dan topi biru. 

Dalam orasinya, Muhammad Din menyinggung masa depan pembangunan di Haltim yang menjadi tanggungjawab anak muda di Haltim untuk meneruskan pembangunan. 

“Untuk selanjutnya kami akan serahkan kepada generasi-generasi muda, fondasi pembangunan negeri ini harus kokoh harus tangguh," kata  Muhammad Din, lantas terdiam beberapa detik sebelum akhirnya jatuh ke arah wakilnya yang berusaha mengahalau tubuh pendampingnya itu. Seketika itu, simpatisan maupun tim relawan panik dan langsung membawa Alamarhum ke RSUD Maba. (ikh)

 

-

Peliput : Tim

Editor : Ikram