KPU Halut Panggil Ketua Tim JOS, Margarito: Untuk Apa?

Margarito Kamis. (ISTIMEWA)

Tobelo, malutpost.id – Langkah KPU Kabupaten Halmahera Utara menindaklanjuti rekomendasi Bawaslu dengan memanggil kembali tim bakal calon bupati dan wakil bupati Halmahera Utara, Joel B. Wogono-Said Bajak (JOS), Irfan Soekoenay dipertanyakan.

Surat panggilan klarifikasi yang ditandatangani Ketua KPU Muhammad Rizal dengan dasar menindaklanjuti rekomendasi Bawaslu. Irfan dipanggil dengan status pelapor untuk menghadap ke KPU Selasa 22 September 2020, hari ini.

Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis kepada malutpost.id, mengaku heran dengan langkah KPU tersebut. Menurutnya, KPU tidak perlu meminta klarifikasi, sebab tugas KPU hanya menindaklanjuti rekomendasi Bawaslu. 

"Ah, KPU memeriksa pelapor. Untuk apa? tanya Margarito Kamis, Selasa (22/9/2020).

“Jadi, KPU tidak lagi melakukan apa-apa kecuali melaksanakan putusan Bawaslu. Laksanakan penuh putusan Bawaslu," tambah Margarito.

Di ketahui Bawaslu telah menyerahkan kesimpulan hasil kajian terhadap keterangan sejumlah pihak dan barang bukti kepada KPU yang menyatakan, Frans Manery selaku balon bupati petahana terbukti melakukan pelanggaran administrasi pemilihan berupa menggunakan kewenangan, program dan kegiatan yang mengutungkan atau merugikan salah satu pasangan calon, sebagaimana diatur dalam pasal 71 ayat 3 Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016.

Dengan begitu, lanjut Margarito, KPU tidak perlu melakukan klarifikasi. Sebab, kewenangan memeriksa hanya ada pada Bawaslu untuk memastikan ada tidaknya pelanggaran. Sehingga langkah KPU hanya melaksanakan putusan Bawaslu.

"Kewenangan untuk menyatakan ABC itu ada pada Bawaslu. Makanya, tidak perlu melakukan pemeriksaan tambahan, itu keliru, salah. KPU hanya memenuhi keputusan Bawaslu, titik," tegas Dosen Hukum Tata Negara Unkhair Ternate itu. (cr-04) 

 

 

-

Peliput : Ramlan Harun

Editor   : Ikram