Lagi, Tim HT-Umar Usir Panwas Saat Kampanye di Capalulu

Tangkapan layar video dua anggota Panwas Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara diusir oleh tim dan simpatisan pasangan Hendrata-Umar di Desa Capalulu, Kecamatan Mangoli Tengah, Sabtu (3/10/2020).

Sanana, malutpost.id -- Tim pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 1, Hendrata Thes dan Umar Umabaihi kembali berulah. 

Mereka kembali mengusir anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) yang tengah bertugas melakukan pengawasan saat kampanye HT-Umar di Desa Capalulu, Kecamatan Mangoli Tengah, Sabtu (3/10/2020). 

Sikap arogan tim petahana ini bukan kali pertama, sebelumnya mereka juga melakukan hal yang sama saat Hendrata melakukan silaturahmi dengan warga Desa Waibau beberapa waktu lalu. Mirisnya, aksi pengusiran ini justru diprofokasi oleh mantan Ketua KPU Kepsul yang juga Ketua Tim Pemenang HT-Umar, Bustamin Sanaba. 

Kordiv Hukum dan Penindakan Ajuan Umasugi mengatakan, membenarkan aksi tak terpuji yang dilakukan tim HT-Umar tersebut. "Iya benar itu memang," kata Ajuan kepada malutpost.id, Sabtu (3/10/2020).

Menurutnya, saat ini pihaknya masih melakukan investigasi terkait tindakan tersebut. "Malam ini kita langsung ke Mangoli untuk penelusuran," ujar Ajuan.

Insiden pengusiran itu terjadi pada saat anggota Panwaslu Kecamatan Mangoli Tengah bertugas mengawasi kampanye HT-Umar di Desa Capalulu. Dalam video yang beredar tampak salah satu anggota Panwas Desa, kabarnya bernama Yulianti tengah mendokumentasikan jalannya kampanye tersebut. 

Tiba-tiba, Bustamin Sanaba menggunakan pengeras suara mengusir perempuan yang menggunakan atribut Panwas keluar dari lokasi kampanye. Selain Yulianti, salah satu anggota Panwascam Mangoli Tengah yang berada di tempat kejadian juga ikut diusir. 

"Kami pasangan nomor urut 1 merasa kecewa dengan proses keamanan yang ada disini, jadi saya minta tolong Bawaslu kamong kaluar (kalian keluar)," teriak Bustamin. 

Teriakan Bustamin tersebut membuat beberapa simpatisan lalu mengerumuni petugas pengawasan tersebut dan mengusirnya keluar dari tenda. Tak sampai disitu, salah satu jurkam yang anggota DPRD Kepsul M. Natsir Sangaji ikut teriak-teriak menggunakan pengeras suara sehingga memantik emosi beberapa pendukung lainnya. Demikian pula Ketua PKPI yang ada dilokasi juga melakukan tindakan tak terpuji kepada Panwas.

"Pengawasan itu bukan hanya disaat kampanye tapi baliho yang merugikan kandidat juga diproses," teriaknya. Sementara anggota Panwascam yang bertugas berupaya menjelaskan tugas pengawasannya kepada Bustamin dan masa pendukung HT-Umar, namun mereka tetap menolak dnan mengusir keduanya keluar dari lokasi kampanye. Aksi tak terpuji itu disaksikan langsung aparat keamanan dari Polres Kepsul yang melakukan pengamanan dilokasi. (cr-01)

 

 

-

Peliput : Gunawan Tidore

Editor   : Ikram