BNNP Malut Tangkap Oknum Polisi Diduga Edarkan Narkoba

lustrasi penyalahgunaan narkoba.

Ternate, malutpost.id - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku Utara menangkap dua oknum anggota polisi dan oknum kontraktor asal Kabupaten Kepulauan Sula. Mereka ditangkap karena diduga terlibat edarkan narkotika jenis sabu.

Dua oknum anggota polisi itu adalah Bripka HA yang bertugas di Ditreskrimum Polda Malut dan Aipda MRK bertugas di Polres Ternate dan oknum kontraktor asal Kepsul itu adalah AK. Ketiganya ditangkap pada Selasa 20 Oktober 2020.

Hanya saja,  Bripka HA berhasil melarikan diri dari petugas BNNP setelah ditangkap. Statusnya telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 20 Oktober 2020.

Informasi yang diterima malutpost.id dari sumber terpercaya yang enggan namanya dipublis mengubgkapkan, pihaknya lebih dulu menangkap Bripka HA. Ia ditangkap di salah satu jasa pengiriman Tiki, Kelurahan Gamalama, Kota Ternate. Ditangannya ditemukan barang bukti sabu seberat 20,18 gram. Setelah diinterogasi, Bripka HA bersama anggota BNNP langsung menuju ke Aipda MRK.

Oknum polisi yang bertugas di Polres Ternate itu berhasil ditangkap di rumahnya di Kelurahan Mangga Dua tanpa perlawanan. Ditangannya turut diamankan barang bukti sabu seberat 9,03 gram beserta alat hisap. 

“Bripka HA ini sudah memilah-milah sabu sesuai yang dipesan oleh Aipda MRK,” kata sumber terpercaya.

Setelah dilakukan pengembangan, satu jam kemudian, BNNP bersama Bripka HA menuju ke kontrakan AK di lingkungan Falajawa II, kelurahan Bastiong Ternate. AK juga diketahui memesan sabu ke Bripka HA. Kontraktor asal Kepsul itu kemudian diamankan bersama barang bukti sabu seberat 2,86 gram. 

“Tapi kontraktor ini tidak mengakui itu barang miliknya,” ujarnya. 

Di waktu bersamaan, Bripka HA langsung memanfaatkan situasi kemudian melarikan diri sejak berada dalam rumah kontrakan milik AK. Hingga kini, Bripka AK masih dicari oleh BNNP. (aby)

 

-

Peliput : Hasbi Konoras

Editor   : Ikram