Mahasiswi Ternate Ditemukan Meninggal Dunia

Korban ditemukan dalam posisi telungkup di tepi jalan Kelurahan Sasa Kecamatan Ternate Selatan, Rabu (18/11/2020). (istimewa)

Ternate, malutpost.id -- Warga Kelurahan Sasa Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara digemparkan dengan penemuan jasad seorang wanita Rabu (18/11/2020).

Korban diketahui bernama Aprilita Suryanti warga Desa Ekor, Halmahera Timur. Korban pertama kali ditemukan oleh Rustam warga setempat sekira pukul 20.30 WIT.

Ia ditemukan tergelatak dalam posisi telungkup tepat di perumahan Syariah RT 12 RW 05 Kelurahan Sasa. Di mulutnya juga masih terlihat darah segar.

Perempuan 21 tahun itu merupakan mahasiswi semester satu jurusan Teknik Pertambangan Universitas Muhammadiyah Ternate.

Nia, salah satu teman korban mengaku, dirinya sempat ditelpon korban pada pukul 17.50 WIT, namun dirinya tidak sempat mengangkat telepon. Tak lama setelahnya, lanjut Nia, dia melihat ada postingan foto korban di story whatsapp yang wajahnya mirip korban. Curiga, Nia kembali menghubungi korban, namun tak direspon.

"Saya kaget teman sekelas saya ini sudah meninggal," kata Nia.

Kabarnya, korban sejak beberapa waktu terakhir sering batuk-batuk hingga mengeluarkan darah. Rekannya juga sempat menyarankan agar dia berobat di RS, tapi korban menolak. "Saya bersama teman-teman sering lihat dia batuk hingga keluar bercak darah, kami juga pernah menyarankan untuk berobat tapi dia tidak mendengarkan saran kami, "ungkap salah satu teman korban.

Korban sendiri juga sempat meminjam uang kepada rekannya untuk bisa berobat di RSUD, namun belum sempat berobat. Kapolsek Ternate Selatan Iptu Supriadi mengatakan, korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. "Saat ditemukan itu sudah meninggal dunia," kata Supriadi kepada awak media, Rabu malam tadi.

Supriadi bilang, pihaknya telah melakukan pemeriksaan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan tidak menemukan adanya tanda-tanda tindak pidana.

Di dalam kamar korban, lanjut Supriadi juga ditemukan obat-obatan dari dokter termasuk air sisa air yang sudah diminum. Di depan pintu kamar korban ditemukan ada bercak darah yang diduga karena muntah darah. "Waktu ditemukan di luar rumah itu ada darah di mulut korban. Tapi tidak ada tanda-tanda tindak pidana," ungkap Kapolsek.

Atas kejadian itu, polisi kini telah memasang garis police line di rumah korban dan lokasi kejadian. "Jenazah kami bawa ke RSUD untuk dilakukan pemeriksaan media. Kalau keluarganya berkeinginan dilakukan otopsi maka akan dilakukan, " tandasnya. (aby)


-

Peliput : Hasbi Konoras

Editor    : Ikram