Aliong Mus - Ramli Diadukan ke Polda Malut


Aliong Mus dan Ramli. (istimewa)

Ternate, malutpost.id -- Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Pulau Taliabu nomor urut 2, Aliong Mus dan Ramli (AMR) diadukan ke Polda Malut, Rabu (16/12/2020).

Pasangan petahana itu dilaporkan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda berkaitan dengan dugaan pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan paslon tersebut.

Arsiwan Muhammad Saleh selaku pelapor mengatakan, ketentuan tentang protokol covid-19 diduga telah dilanggar oleh AMR yakni melakukan kampanye akbar di salah satu lapangan yang menghadirkan sejumlah artis ibu kota pada 5 Desember 2020. Artis yang hadir salah satunya Fildan Rahayu.

"Kampanye itu dihadiri oleh ribuan masyarakat Pulau Taliabu dan tidak mematuhi protokol kesehatan," kata Arsiwan Muhammad Saleh saat ditemui di kantor Ditreskrimum Polda, Rabu (16/12).

Menurut Ariswan, yang dilakukan oleh kedua terlapor itu serupa dengan apa yang terjadi di Jakarta yakni imam besar FPI, Habib Riziq Shihab yang saat ini ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya karena diduga telah melakukan tindak pidana penghasutan sebagaimana dimaksud dan diancam Pasal 160 KUHP dan upaya melawan petugas sebagaimana dimaksud Pasal 216 KUHP.

"Kami harap, bapak Kapolda segera melakukan proses hukum terhadap terlapor," ujarnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Malut, AKBP Adip Rojikan saat dikonfirmasi mengatakan perkara tersebut telah ditangani di Polres Kepulauan Sula melalui Polsek Taliabu.

 "Jadi tidak bisa. Laporan itu harus di satu tempat saja, ketika sudah ada yang melapor maka mereka yang menangani," singkatnya mengakhiri. (aby)


-

Peliput : Hasbi Konoras

Editor   : Ikram