MHB-GAS Ingin MK Putuskan PSU Semua TPS di Ternate

Muhammad Konoras. (istimewa)

Ternate, malutpost.id -- Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Ternate nomor urut 3, M Hasan Bay-Asghar Saleh (MHB-GAS) berkeinginan dilakukan pemilihan suara ulang (PSU) di semua tempat pengumutan suara (TPS) di Kota Ternate. Hal itu diurai dalam petitum yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa hasil Pilkada 2020 oleh tim hukum MHB-GAS.   

Ketua tim hukum MHB-GAS, Muhammad Konoras menjelaskan, pihaknya berkeinginan dilakukan PSU di tiga kecamatan di Kota Ternate. Pada prinsipnya, kata Konoras, permohonan atau gugatan perselisihan hasil rekapitulasi KPU Kota Ternate ke MK oleh paslon MHB-GAS telah rampung 100 persen. 

"Termasuk perubahan gugatan yang telah dimasukan pada Selasa 22 Desember 2020 kemarin," kata Muhammad Konoras, Rabu (23/12/2020).

Ia menegaskan, target gugatan MHB-GAS ke Mahkamah Konstitusi adalah dilakukannya. Sebab, pihaknya telah menemukan pelanggaran yang menyebar di tiga Kecamatan yaitu Kecamatan Ternate Selatan, Ternate Tengah dan Ternate Utara dengan jumlah TPS yang menjadi target PSU kurang lebih 23 TPS. Pernyataan, Konoras ini bertolak belakang dengan 7 poin petitum yang diajukan tim hukum.

"Menurut kami pelanggaran pelanggar TPS tersebut terjadi secara signifikan dan berpeluang untuk dilaksanakan PSU. Namun semua itu kita serahkan kepada Mahkamah Konstitusi untuk menilainya," tegasnya.

Sebagai tim pengacara MHB-GAS, lanjut Konoras, pihaknya meyakini dengan bukti-bukti pelanggaran yang dimiliki oleh MHB-GAS sangat mendukung dalil-dalil permohonan. "Tidak hanya itu tetapi kami sudah siap dengan segala kemampuan dan strategi untuk memenangkan PSU jika diperintahkan oleh MK," tandas Konoras. 

Sengketa Pilkada Kota Ternate yang dajukan tim MHB-GAS melalui Tim Hukum Advocates and Consellors at Law (AWK) and Parters terdiri dari 7 poin petitum.

Dalam surat tersebut, MHB-GAS memohon kepada MK untuk membatalkan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ternate Nomor : 116/PL.02.6-Kpt/8271/Kota/XII/2020 tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara dan Hasil Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate Tahun 2020, tanggal 16 Desember 2020 yang menetapkan pasangan nomor urut 2 Tauhid Soleman-Jasri Usman sebagai peraih suara terbanyak dengan selisih 1.715 suara dari paslon MHB-GAS. Dalam dokumen tersebut juga diurai temuan tim MHB-GAS terkait dugaan kecurangan di 21 TPS. (aby)


-

Peliput : Hasbi Konoras

Editor   : Ikram