Anggota DPD RI Dapil Malut Minta Pemerintah Terbuka soal Vaksin

Husain Sjah. (istimewa)

Ternate, malutpost.id -- Kedatangan vaksin Covid-19, Sinovac, di Maluku Utara mengejutkan banyak pihak terutama masyarakat. Tidak sedikit masyarakat yang menolak vaksinasi oleh pemerintah. 

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Maluku Utara, Husain Alting meminta pemerintah pusat dan Provinsi Maluku Utara untuk menjelaskan secara terbuka keakuratan vaksin yang tiba di Malut kemarin.

Husain berpendapat, beberapa negara besar di dunia hingga kini masih mencari vaksin yang tepat. Di Indonesia bahkan di Malut juga ingin mendapatkan tingkat kepastian dan keakuratan tentang vaksin tersebut.

Hal tersebut dimaksudkan agar masyarakat tidak berada dalam keraguan karena ini menyangkut dengan keselamatan, nyawa dan jiwa manusia. Karena setiap manusia tidak memiliki dua atau tiga nyawa.

"Jadi tidak boleh dicoba-coba. Kita harus dapat kepastian dari lembaga berkompeten bahwa vaksin ini memang sudah akurat," kata Husain Alting kepada malutpost.id, Selasa (5/1/2021).

Sultan Tidore itu menambahkan, jika lembaga berkompeten seperti lembaga kesehatan dunia saja masih perdebatkan tentang vaksin, kenapa Indonesia termasuk Pemerintah Provinsi Malut harus buru-buru.

"Bukan saya menolak, tapi ini berkaitan dengan nyawa dan keselamatan umat manusia," tegas Sultan.

Sultan juga menulis surat terbuka melalui akun Facebook-nya Husain Sjah kepada Dinas Kesehatan Provinsi maupun kabupaten/kota. Sultan meminta agar Dinkes tidak diam dan harus menjawab persoalan tentang vaksin tersebut karena masyarakat berada dalam kecemasan.

Apalagi, kata Sultan, Dinas Kesehatan sejauh ini belum memberi sosialisasi kepada masyarakat soal negara yang memroduksi vaksin tersebut apakah dari Jerman atau China.

"Publik harus dapat informasi itu. Tidak boleh ditutup-tutupi. Ini harus dijelaskan. Tuhan tidak beri manusia itu 2 nyawa. Tapi hanya satu nyawa," tegas Sultan.

Husain bilanh, ini sebagai langkah ikhtiar untuk pemerintah. Dia juga berharap, pemerintah tidak tersinggung. "Sebab pemerintah itu hadir untuk menjaga keselamatan jiwa dari rakyat, yang terpenting sekarang, publik harus tahu keakuratan vaksin tersebut, apa manfaat vaksin yang kini telah berada di Indonesia khususnya di Maluku Utara serta apa pengaruhnya, " papar mantan Kadis Pariwisata Kota Ternate itu.

"Negara harus memberikan kepastian dan jaminan soal itu. Masyarakat perlu tahu keakuratan vaksin itu," pungkasnya. (aby)


-

Peliput : Hasbi Konoras

Editor   : Ikram