Tiga Tokoh Ini Tak Hadir saat Suntik Vaksin Sinovac, Ini Penjelasan Kadinkes Malut

Kadinkes Malut, dr. Idhar Sidi Umar. (Foto: Ikram/malutpost.id)

Ternate, malutpost.id -- Pencanangan vaksinasi virus Covid-19, Sinovac, di Maluku Utara resmi dimulai, Kamis (14/1/2021) di RSUD Sofifi. Suntik perdana vaksin berjenis inactivated vaccine atau virus mati itu dibuka langsung Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba dan dihadiri Forkompimda Malut.

Dari 10 pejabat dan tokoh publik yang disiapkan mengikuti vaksin perdana, tiga lainnya berhalangan hadir yakni Sekretaris Provinsi Maluku Utara Samsuddin A. Kadir, Direktur RSUD Chasan Bosoerie dr. Syamsul Bahri dan Ketua Majelis Ulama Indonesia Maluku Utara, Samlan Hi. Ahmad.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara dr. Idhar Sidi Umar menjelaskan, tiga orang yang masuk dalam daftar dan tidak bisa mengikuti vaksinasi karena berhalangan. Dirut RSUD Chasan Boesoeiri , kata Idhar, diketahui tengah menjalani isolasi mandiri karena sakit, Sekprov Samsuddin juga tengah sakit, sedangkan Ketua MUI Malut memiliki agenda keluar daerah.

"Ketua MUI Malut tiba-tiba berangkat ke Palembang karena ada tugas sehingga tidak bisa vaksinasi tapi ada yang ganti," jelas Idhar.

Di katakan Idhar, sejumlah tokoh yang masuk dalam daftar vaksinasi tersebut sebagai bentuk sosilisasi kepada masyarakat bahwa vaksin Sinovac telah melalui rangkaian uji klinis baik dari BPOM maupun MUI. Langkah ini kata dia, untuk menepis informasi simpang siur yang beredar luas di masyarakat. “Kebutulan mereka berhalangan nanti kita jadwalkan berikut setelah normal mereka bisa menyesuaikan," tandasnya. (ikh)


-

Peliput : Tim

Editor : Ikram