Semua Pejabat di Ternate 'Gagal' Divaksin, Ada Apa?

Petugas kesehatan Kota Ternate menunjukkan vaksin Sinovac di Puskesmas Siko, Jumat (15/1/2021). (Foto: Ikram/malutpost.id)

Ternate, malutpost.id -- Seluruh pejabat Muspida Kota Ternate tidak bisa divaksin Covid-19, Sinovac saat penacanangan vaksinasi tingkat kota, Jumat (15/1/20201).

Vaksin mereka akhirnya ditunda. Dari 20 nama pejabat Muspida Kota Ternate dan relawan yang masuk dalam daftar penerima vaksin perdana hanya satu orang yang berhasil disuntik yakni Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kota Ternate Chandra Makassar.

Pejabat yang menunda vaksin yakni Kapolres Ternate AKBP Aditya Laksimada, Dandim 1501 Ternate Letkol Inf. R. Moch Iskandarmanto, Danlanal Ternate Kolonel Laut (P) Whisnu Kusardianto, Ketua Pengadilan Negeri Ternate Toni Irfan.

Sementara Wali Kota Ternate Burhan Abdurrahman dan Wakil Wali Kota Abdullah Tahir tidak bisa divaksinasi karena usia.

Kepala Dinas Kota Ternate Nurbaity Radjabessy menjelaskan, pejabat tersebut akan mendapat vaksin dilain kesempatan oleh kesehatan.

"Hasil screening mereka ternyata tekanan darahnya ada yang 190 dan 170 jadi tidak bisa disuntik yang kita suntik hanya tekanan darah normal," kata Nurbaity kepada sejumlah awak media usai pencanangan di Puskesmas Siko, Ternate Utara.

Dia menjelaskan, pejabat tersebut telah diistirahatkan dua kali, namun tekanan darahnya masih tetap tinggi sehingga diputuskan untuk tunda.

Menurut Nurbaity, ada 20 nama relawan yang disiapkan pada suntik perdana. Hanya saja, hasil screening petugas hanya 4 orang yakni perwakilan BPOM Kota Ternate, perwakilan Dinkes, Ketua PPNI dan salah satu dokter.

"Target kita hari ini 10 orang tapi baru dapat 4 orang, jadi nanti baru dilanjutkan kembali," jelasnya.

Di katakannya, rata-rata relawan yang divaksin tidak mengalami keluhan atau efek samping setelah 30 observasi. Untuk itu, dia berharap masyarakat tidak terprovokasi dengan isu yang beredar di media sosial.

"Vaksin ini bertujuan memberikan kekebalan tubuh sehingga tidak mudah terpapar virus korona," pungkasnya. (ikh)


-

Peliput : Tim

Editor : Ikram