Tiga Spesialis Pembobol Rumah di Ternate Tertangkap

Kapolsek Ternate Utara Iptu Joni Aryanto saat memberikan keterangan pers terkait kasus pencurian, Selasa (2/2/2021). (Foto: Ramlan/malut)

Ternate, malutpost.id -- Sepak terjang tiga pemuda spesialis pembobol rumah di Kota Ternate, Maluku Utara akhirnya berakhir ditangan Resmob Serigala Laut Utara, Polsek Ternate Utara. Ketiganya masing-masing SB alias Oman (25 tahun), sebagai tukang ojek, NT alias Pokes (31 tahun) wiraswasta dan KB alias Komar (32 tahun) tukang ojek.

Kapolsek Ternate Utara, Iptu Joni Aryanto kepada wartawan mengungkapkan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan polisi oleh salah satu warga bahwa 2 unit ponsel miliknya hitam di dalam rumah.

"Berawal dari laporan polisi tanggal 20 Januari 2021, dengan pelapor Wahyudi Aman,"ungkap Kapolsek, didampingi Kasubag Humas Polres Ternate dan Kanit Reskrim Polsek Ternate Utara, Selasa (2/2/2021).

Menurut Joni, dalam laporan polisi nomor: LP/04/I/2021/Sek Ternate Utara, 2 unit handphone yang hilang tersebut jenis Redmi Note 8 Pro hitam dan Vivo y12 warna emas. Barang tersebut hilang di Sekretariat Panwascam Ternate Utara, Kelurahan Sangaji Utara.

Petugas lalu menyisir laporan tersebut dengan dengan mendatangai sejumlah gerai konter yang menerima jual beli handpone terutama pada 30 Januari 2021. Benar saja, ternyata penugas menemukan handphone jenis Redmi Note 8 Pro dijual di konter Jerian Cell. Saat pengecekan data IMEI ternayata cocok dengan milik korban yang melapor.

"Anggota kemudian menginterogasi pemilik konter yang mengaku jika ada orang yang diketahui bernama Oman menitipkan handphone tersebut untuk membuka kuncinya dan akan kembali pada pukul 21.00 WIT. Saat Oman mau datang ambil handphone langsung kita sergap,"jelas Joni.

Belum sampai situ, polisi kemudian melakukan pengembangan terhadap Oman yang akhirnya mengaku jika aksinya itu dilakukan bersama dua teman lainnya, yakni Pokes dan Komar. "Makanya, ditangkap juga oleh tim dua temannya itu,"ucapnya.

Para pelaku mengaku, telah menjalankan aksinya sejak sebulan terakhir dengan menyasar sejumlah rumah dan kantor. Aksi ini biasa dilakukan pada laut malam. Saat pemilik rumah terlelap pelaku lalu masuk melalui jendela dengan cara merusak jendela menggunakan obeng.

"Membuka dan merusaki jendela dengan obeng, oleh Pokes. Sedangkan, Oman dan Komar menunggu diluar memantau suasana,"katanya.

Sepanjang aksi, ketiga berhasil membawa kabur 16 unit handpone android berbagai jenis, 3 laptob berbagai jenis, dua 2 kamera masing-masing DSLR Canon dan dan Camera Digital G cyber shoot serta 1 jam tangan. Petugas juga berhasil mengumpulkan barang bukti yang telah dijual.

"Satu motor Beat biru putih dengan DG 4261 OK yang dipakai mereka untuk jalankan aksi juga kita amankan sebagai barang bukti,"ungkapnya. Pelaku  dikenakan pasal pencurian dengan pemberatan pasal 363 ayat 1 ke 3e, 4e, 5e subsider pasal 362 junto pasal 64 ayat 1 KUHPidana. "Ancaman hukuman 7 tahun penjara,"pungkasnya.(cr-04)


-

Peliput : Ramlan Harun

Editor   : Ikram