Besok Sidang, KPU Siap Patahkan Dalil Pemohon


Mohtar Alting

TERNATE – Sebagai pihak Termohon, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyiapkan jawaban untuk membantah berbagai dalil-dalil yang diajukan pihak pemohon dalam sidang perdana lalu. Untuk menguatkan keterangan, KPU mengaku telah menyiapkan alat bukti yang valid.

“ Jawaban dan alat bukti dari keempat KPU Kabupaten sudah disampaikan ke tim fasilitasi KPU RI. Selanjutnya hari ini akan diserahkan ke MK,” kata Anggota KPU Malut Divisi Hukum dan Pengawasan Mohtar Alting, kemarin (3/2).

Sesuai jadwal sidang lanjutan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) kepala daerah untuk lima nomor perkara dari empat kabupaten di Maluku Utara (Malut) akan digelar, Jumat (5/2) besok. Lima nomor perkara yang akan disidangkan yaitu; perkara nomor 108/PHP.BUP-XIX/2021 dari Halmahera Barat (Halbar), nomor perkara 26/PHP.BUP-XIX/2021 dan 30/PHP.BUP-XIX/ 2021, dari Halmahera Timur (Haltim), nomor perkara 30/PHP.BUP-XIX/2021 dari Halmahera Selatan (Halsel) serta nomor perkara 57/PHP.BUP-XIX/2021 dari Halmahera Utara (Halut). Sidang lanjutan itu, dengan agenda mendengar jawaban termohon (KPU red), keterangan Bawaslu dan keterangan pihak terkait serta pengesahan alat bukti. “KPU sudah siap, dan saat sidang nanti semua dalil pemohon akan di jawab satu persatu beserta alat bukti," tandas mantan Ketua KPU Tidore Kepulauan ini.

Saat sidang besok, yang diizinkan masuk ke ruangan persidangan MK secara luring masih tetap dua orang dari pihak Termohon. Dalam hal ini, satu orang komisioner KPU sebagai prinsipal, bersama satu orang kuasa hukum. Di samping itu, dua orang pihak Termohon juga mengikuti secara daring di hotel Grand Mercure, Jakarta. “ Yang masuk dibatasi seperti sidang perdana lalu,” pungkasnya.

Sementara itu, KPU Kota Ternate mengaku, dalam menjawab berbagai dalil pemohon mereka akan menyertakan dengan data-data terkait. "Kami siap seratus persen menghadapi proses persidangan hari Senin, dan sidang-sidang selanjutnya sampai dengan putusan," kata Salman Darwis, salah satu pengacara dari kuasa hukum KPU Ternate, kemarin (3/2). KPU Ternate sendiri dijadwalkan akan melakukan sidang selaku pihak termohon pada Senin (8/2) pekan depan. Untuk jawaban dan bukti akan dimasukan ke MK satu hari sebelum sidang digelar. “ Penyelenggaraan pemilihan wali kota dan wakil wali kota Ternate 2020 lalu sudah berjalan aman dan lancar, serta tidak ada peristiwa yang dianggap terlalu urgen untuk membatalkan hasil pemilihan, karena itu kami sangat yakin apa sudah ditetapkan KPU ini tidak akan terjadi perubahan,” urainya.

Salman berharap, masyarakat Kota Ternate tetap tenang dan bersabar menunggu proses persidangan. "Kami berharap proses yang ada di MK tidak mempengaruhi masyarakat dibawah. Artinya bisa tetap aman, damai dan terkendali," pintanya. (mg-01/rul)