ASN hingga Mahasiswa Kesehatan di Ternate Terjaring Tak Pakai Masker

Salah satu mahasiswa kesehatan di Ternate terjaring razia masker di eks kantor Wali Kota Ternate, Senin (8/2/2021). (Foto: Ikh/malutpost.id) 

Ternate, malutpost.id -- Petugas gabungan Satgas Covid-19 Kota Ternate kembali menggelar operasi masker, Senin (8/2/2021).

Tercatat sekitar 35 warga Kota Ternate terjaring operasi yang diikuti dengan sidang di tempat tersebut. Selain pengendara, satgas gabungan yang terdiri dari Satpol PP, TNI, Polri itu juga menjaring ASN, dan mahasiswa kesehatan tidak memakai masker.

Warga yang melanggar peraturan Wali Kota Nomor 20 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan langsung dihukum membersihkan sampah selama 30 menit dan diawasi petugas.

"Yang tidak pakai masker langsung sidang di tempat oleh penyidik PPNS, dan kita berikan sanksi  sosial," kata Kepala Pelaksana Satgas Covid-19 Kota Ternate, Arif Gani, di eks kantor wali kota Ternate, Senin (8/2/2021).

Menurut Arif, kesadaran masyarakat tentang protokol Covid-19 di Kota Ternate terbilang masih rendah. Pasalnya, meski operasi berlangsung singkat, namun pihaknya menjaring puluhan warga yang tidak bermasker.

"Kesadaran kita masih rendah padahal pandemi ini sudah berlangsung selama satu tahun, harusnya masyarakat sudah memahami,"ungkap Arif.

Arif menjelaskan, razia juga dilakukan di perkantoran sebagai upaya pencegahan kluster baru. Sebab, berdasarkan rilis badan kesehatan dunia, kantor termasuk 10 areal penularan virus Covid-19. Soal angka penularan, Arif mengungkapkan, dalam sepekan terakhir terjadi 6 kasus baru di Ternate dan 100 kasus baru selama Januari 2021 dengan 3 kasus meninggal dunia.  

"Jadi kita berharap masker itu menjadi kebutuhan hidup kita semua, pandemi ini belum selesai sehingga kita bisa menjaga kesehatan diri dan lingkungan,"ujarnya sembari menambahkan razia berlangsung selama 6 bulan kedepan.

Data terbaru kasus positif di Kota Ternate pada 7 Februari 2021 menjadi 1.114 orang, 999 sembuh, meninggal 27 orang dan karantina mandiri 71 orang. (ikh)



-

Peliput : Tim

Editor   : Ikram