MK Tolak Gugatan Sengketa Pilkada Haltim, KPU Jadwalkan Penetapan Ubaid-Anjas

Mahkamah Konstitusi. (istimewa)

Jakarta, malutpost.id -- Mahkamah Konstitusi (MK) RI memustuskan menolak melanjutkan dua gugatan perselisihan hasil pemilihan (PHP) Pilkada Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara (Malut) ke tahap pembuktian dan keterangan saksi-saksi.

Keputusan perkara bernomor 26/PHP.BUP-XIX/2021 dan 30/PHP.BUP-XIX/2021 yang diajukan paslon Thaib Djalaluddin-Noverius T. Bulango (TIVA) dan Moh Abdu Nasar-Azis Ajarat (MONAS) dibacakana dalam sidang lanjutan dengan agenda pengucapan putusan dipimpin Ketua MK Anwar Usman didampingi delapan Hakim Konstitusi lainnya pada Senin, (15/2/2021) pagi tadi.

Dalam amar putusannya MK menegaskan, kedua perkara tersebut dinyatakan tidak dapat diterima. MK menyimpulkan gugatan Thaib-Novesris selaku pemohon melewati tenggang waktu pengajuan permohonan yang ditentukan perundang-undangan.

Kesimpulan serupa juga untuk gugatan Moh Abdu Naser-Azis Ajarat. Itu artinya, pasangan Ubaid Jakub-Anjas Taher tetap menjadi paslon terpilih berdasarkan putusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Halmahera Timur Nomor 65/HK.03.1-Kpt/8206/KPUKab/IX/2020 tentang Penetapan Pasangan Colon Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Timur Tahun 2020.

KPU sendiri segera menjadwalkan pleno penetapan kedua pasangan tersebut.

Ketua KPU Haltim, Mamat Jalil saat dihubungi mengakui, setelah mendengar putusan MK, pihaknya tinggal menjadwalakn penetapan bupati dan wakil bupati terpilih.

"Setelah KPU Haltim menerima putusan dari MK dan terhitung mulai hari ini atau terhitung 5 hari setelah KPU menerimah putusan MK, maka selanjutnya akan menetapkan paslon terpilih,"kata Mamat, dilansir dari Indotimur.com, Senin (15/02/2021) via aplikasi whatsapp.(ikh)


-

Peliput : Tim

Editor   : Ikram