Listrik Padam Mendadak saat Gempa Halsel, PLN Langsung Amankan Sistem

Petugas PLN ULP Bacan saat melakukan pengecekan sistem, Jumat (26/2/2021). (Foto: Humas PLN)

Ternate, malutpost.id -- Gempa bumi tektonik magnitudo 5,2 skala richter melanda Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, Jumat (26/2) pukul 20.02 WIT membuat listrik tiba-tiba padam. PLN langsung bergerak mengamankan sistem kelistrikan di lokasi gempa.

"Tim kami di lapangan dari PLN Unit Layanan Pelanggan Bacan langsung bergerak cepat memulihkan kembali pasokan kelistrikan yang sempat padam karena gempa tersebut dan langsung menginventarisir infrastruktur kelistrikan di lokasi gempa,”ujar Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ternate, Gamal Rizal Kambey melalui rilis yang diterima malutpost.id, Jumat (26/2/2021).

Saat ini, kata Gamal, pasokan listrik telah kembali pulih dan seluruh infrastuktur kelistrikan dipastikan aman. Gamal berujar, padamnya listrik saat gempa disebabkan sistem proteksi dari jaringan listrik akibat terjadinya guncangan akibat gempa.

"Di karenakan pusat gempa terjadi di darat sehingga menyebabkan guncangan yang cukup besar. Hal tersebut menyebabkan kabel pada jaringan tegangan menengah saling bersentuhan sehingga mengakibat padamnya pasokan listrik sebagai bagian dari bekerjanya sistem proteksi kami untuk keselamatan,”tambahnya.

Saat ini, daya mampu sistem kelistrikan Labuha sendiri mencapai 6,4 megawatt dengan beban puncak 5,22 megawatt sehingga terdapat cadangan daya sebesar 1,18 megawatt.

Hingga saat ini petugas di lapangan tetap bersiaga mengamankan pasokan kelistrikan dan juga terus berkoordinasi dengan dinas dan instansi terkait.

"Kami juga menghimbau kepada seluruh pelanggan untuk lapor melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123 apabila terdapat gangguan kelistrikan yang dialami di sekitarnya,” tutup Gamal. (ikh)


-

Peliput : Tim

Editor   : Ikram