Peradi Minta Polda Malut Terbuka soal Penangkapan Jaksa

Muhammad Konoras. (istimewa)

Ternate, malutpost.id -- Polda Maluku Utara dinilai tertutup soal penangkapan oknum jaksa di Kejaksaan Tinggi Maluku Utara yang diduga terlibat kasus narkoba.

Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Ternate Muhammad Konoras mengaku heran dengan sikap Polda Malut yang terkesan tertutup setelah penangkapan.

"Yang menjadi pertanyaan publik adalah penangkapan terhadap oknum jaksa nakal ini tidak seramai penangkapan terhadap oknum polisi nakal. Kok polda terkesan berbeda dalam penindakannya,"kata Konroas.

Menurutnya, penangkapan terhadap aparat hukum yang terlibat narkoba adalah prestasi yang patut diapresiasi dan tidak perlu ditutupi.

"Saya berharap Polda Malut segera menindaklanjuti hasil kerja yang baik ini, agar publik bisa mengetahui informasi yang tepat,"harapnya.

Konoras berujar, narkoba saat ini seakan tidak lagi dipandang oleh generasi muda sebagai barang haram yang bisa merusak mental maupun moralnya. Sebab, lanjut dia, sudah menjadi tren hidup sekaligus obyek bisnis haram yang mengkhawatirkan masa depan bangsa.

Oleh karena itu, penindakan atau pemberantasannya tidak boleh diserahkan kepada oknum polisi dan jaksa yang rusak moralnya. Menurut Konoras, narkoba sangat sulit diberantas di Ternate, karena pemain-pemain juga melibatkan oknum polisi dan jaksa nakal.

"Barang haram ini sudah menjadi lahan bisnis yang menggiurkan, yang tidak mungkin hilang atau bisa berhenti,"ujar Konoras.

Dia juga menyangkan jaksa yang profesinya sebagai penuntut umum terhadap kejahatan penyalagunaan narkoba justeru ditangkap oleh polisi. Pengacara kawakan itu juga mendesak Kejati Malut mengambil langkah tegas.

"Semestinya oknum jaksa yang bejat moral seperti ini perlu dipublikasi secara luas di publik, agar yang bersangkutan sebelum mendapat sanksi hukum, harus mendapat sanksi sosial dari masyarakat,"ucapnya.

"Jika oknum jaksa itu terbukti menggunakan narkoba. Maka tidak ada alasan bagi Kajati, kecuali segera memecat dari organisai Kejaksaan,"pungkasnya. (cr-04)


-

Peliput : Ramlan Harun

Editor   : Ikram