Gegara Akses, Menteri Luhut hanya Tinjau Kesiapan Lumbung Ikan Nasional di Ternate-Bacan

Luhut Binsar Panjaitan. (TEMPO/ Aditia Noviansyah)

Ternate, malutpost.id -- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan rencananya akan tiba di Maluku Utara pekan depan.

Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Abdullah Assagaf menuturkan, kedatangan Menko Kemaritiman itu untuk meninjau kesiapan program lumbung ikan nasional (LIN) di empat daerah di Malut.

"Beliau datang untuk tinjau kesiapan saja di Ternate dan Halsel,"kata Abdullah di ruang kerjanya, Kamis (4/3).

Hanya saja, lanjut Abdullah, Kabupaten Kepulauan Sula tak bisa dikunjungi purnawirawan TNI tersebut lantaran karena terkendala akses.

"Untuk SKPT (sentra kelautan dan perikanan terpadu, red) yang paling dekat itu kan Bacan dan Sanana (Kepsul) tapi karena akses jadi hanya di Bacan dan Ternate,"ujar Abdullah. 

Menurutnya, berbagai kesiapan dalam rangka program tersebut mulai dilakukan. Bahkan dalam proposal, kata Abdullah.

Pihaknya mengusulkan empat daerah untuk dibuat SKPT, yakni Pulau Morotai membawahi Halmahera Timur, Sofifi membawahi Kota Tidore Kepulauan, Kota Ternate, dan Halmahera Tengah, SKPT Halsel, SKPT Kepulauan Sula dan Pulau Taliabu.

"Rombongan nanti sebagian di Halsel dan sebagian juga di Ternate,"ujarnya.

Soal anggaran, Abdullah mengaku mengusulkan Rp1 triliun ke pemerintah pusat. Sementara komoditas unggulan yang menjadi fokus pengembangan perikanan budidaya yakni, ikan kakap, kerapu, bobara, udang vaname, dan rumput laut, yang nantinya dikembangkan di keramba jaring apung (KJA). (ikh)


-

Peliput : Tim

Editor   : Ikram