Kepsek SMA 7 Ternate Diganti, Siswa: Kami Resah dengan Kebijakan Ini

Puluhan siswa SMA Negeri 7 Ternate, Kecamatan Moti menggelar aksi tolak pergantian kepala sekolah. (istimewa)

Ternate, malutpost.id -- Pergantian sejumlah kepala sekolah SMA di Maluku Utara oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berbuntut panjang.

Sebagian pelajar yang kepala sekolahnya diganti menolak kebijakan itu. Setelah siswa SMA Negeri 2 Halmahera Selatan, SMK 1 Halmahera Timur dan SMA 5 Kota Ternate kompak menggelar aksi menolak kepsek baru.

Aksi serupa juga terjadi di SMA Negeri 7 Moti, Kota Ternate.

Pergantian Kepsek Ibrahim Mahmud ke Jainudin MS Hi Idris membuat siswa menggelar aksi mogok belajar dan berorasi di depan sekolah.

Aksi yang berlangsung pada Senin, 8 Maret 2021 itu, dengan cara membentang spanduk bertuliskan menolak pergantian kepala sekolah.

"Kenapa sampai kami siswa membuat demo seperti itu karena kami siswa resah disebabkan kami bingung kenapa kepala sekolah kami diganti, apa sebabnya," kata M. Rian salah satu siswa SMA 7 kepada malutpost.id, Selasa (7/3).

Dia menjelaskan, aksi tersebut merupakan tuntutan siswa dan OSIS sekaligus meminta penjelasan dinas.

Rian bilang, saat ini siswa kelas XII sedang bersiap menghadapi ujian sehingga pergantian ini dikhawatirkan berdampak pada persiapan siswa.

"Kita sedang bersiap hadapi ujian kenapa tidak tunggu setelah ujian saja, tapi harus dengan alasan yang jelas,"ujarnya.

Lebih lanjut, Rian berujar, selama menjabat Ibrahim Mahmud dinilai berhasil membangun pendidikan di Moti.

Untuk itu, mereka meminta Dikbud Malut mempertimbangkan kembali kebijakannya.

"Kami tidak pernah merasakan krisis pendidikan sejak beliau menjabat, kami juga ingin tahu apakah kepsek kami ini dinonjobkan atau bagaimana,"tandasnya. (ikh)


-

Peliput : Tim

Editor   : Ikram