Dua Karyawan PT NHM Ternyata Berstatus Magang, Perusahan Proses Pemecatan

Tangkapan layar karyawan magang PT NHM Prilly Pricillia dan Dandy M Reza saat live di aplikasi Insragram. (istimewa) 

Ternate, malutpost.id -- Video yang mempertontonkan kejahatan dua karyawan PT Nusa Halmahera Mineral (NHM), Prilly Pricillia dan Dandy M Reza  akhirnya sampai ke tangan Presiden Direktur PT NHM, Hi Robert Nitiyudo Wachjo.

Selain terancam sanksi dipecat, karyawan magang yang bertugas di bagian Officer (Aprentice), (Rekruitmen, GA & Formalites) dibawah Departemen Industrial itu juga bakal dilaporkan ke polisi.

Irfan Ahmad, salah satu warga Kecamatan Malifut, Kabupaten Halmahera Utara mengatakan, telah mengirim video tersebut langsung ke Presdir PT NHM.

"Setelah saya menonton video itu, saya langsung mengirimkan ke Pak Haji Robert,"ungkap Irfan, saat dikonfirmasi malutpost.id, via telepon, Kamis (11/3/2021).

Irfan yang juga Dosen Universitas Khairun Ternate itu mengaku kiriman video disertai surat pendek tersebut mendapat respon baik dari Hi Robert.

"Saya kaget ternyata beliau merespon sangat cepat. Subuh sekitar jam 4.30, Haji Robert menyampikan ke saya akan dipecat kedua karyawan itu, melalui percakapan,"akunya.

Lanjut Irfan, pria yang belum lama ini menjabat Presdir akan membawa karyawannya tersebut ke ranah hukum.

"Saya juga kantongi rekaman Haji Robert yang berjanji akan memecat dan bila perlu dipolisikan mereka berdua. Semoga berdua dipanggil dan pecat,"katanya.

Irfan bilang, ulah dua karyawannya itu telah merusak nama perusahaan. Dia menduga, warga lokal terutama yang berada di lingkar tambang yang memiliki skill namun sulit diterima bekerja di PT NHM karena ulah oknum seperti keduanya.

"Ini menandahkan bahwa ada yang tidak beres dalam perekrutan karyawan, semua ini terbukti dengan video tersbut," ujarnya. 

Lanjut Irfan, NHM dibawah kepimpinan Hi Robert terus melakukan penataan dan perbaikan. "Presiden Direktur NHM sekarang ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Semua keluhan masyarakat lingkar tambang bisa langsung layangkan surat via online dan langsung direspon,"ujarnya.

Sementara Hi Robert mengaku telah memerintahkan bagian Human Relation (HR) dan Industrial Relation untuk segera memproses pemberhentian keduanya dari perusahaan.

"Saya sudah lihat berita itu dan sudah perintahkan orang untuk proses pemberhentian,"tegas Hi. Robert. (cr-04)


-

Peliput : Ramlan Harun

Editor   : Ikram