Minta Maaf, Prilly dan Dandy Mengaku Hanya Bercanda

Dandy dan Prilly, karyawan PT NHM meminta maaf atas penyataan keduanya, Sabtu (14/3/2021). (istimewa)

Ternate, malutpost.id -- Dua staf PT Nusa Hamahera Mineral (NHM), Prilly Pricillia dan Dandy M Reza menyampaikan permohonan maaf atas pernyataan keduanya yang viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Menurut mereka, ungkapan mereka bukanlah fakta sebenarnya.

"Kami memohon maaf dan memohon yang setulusnya atas tindakan khilaf dalam candaan yang tidak seharusnya kami lalukan hal mana berdampak kepada keresahan berbagai pihak maupun khalayak umum,"Prilly dan Dandy melalui rilis kepada malutpost.id, Sabtu (13/3/2021).

"Kami juga meminta maaf kepada yang terhormat Bapak Haji Robert selaku Presdir PT NHM, Management Site NHM, Pak Safrudin selaku Manager IR, seluruh karyawan PT NHM dan untuk masyarakat lingkar tambang dan Maluku Utara,"sambung mereka.

Menurut mereka, apa yang mereka lakukan hanyah candaan dan tidak benar adanya.

Sebab, proses recruitment di PT NHM dilakukan secara ptofesional dan transparan dan lebih diutamakan untuk masyarakat lingkar tambang, Halut dan Maluku Utara.

Lebih lanjut, kata Prilly, berkas yang masuk diperiksa sesuai input data base, sementara pelamar yang tidak memenuhi syarat disimpan dengan rapi. 

"Setiap berkas yang masuk ke PT NHM dibaca satu persatu baik yang masuk via email maupun fisik. Jadi tidak benar adanya kami membuang berkas yang masuk,"kata Prilly.

Sambung Prilly, keduanya tidak memiliki kewenangan karena hanya berstatus magang.

Untuk itu, mereka berharap agar pihak-pihak tidak menyampaikan pernyataan yang menyerang terhadap perusahaan.

"Kami manyayangkan peryataan lembaga-lembaga yang menuduh kebobrokan PTNHM dan hal tersebut sudah keterlaluan tanpa konfirmasi secara langsung kepada kami berdua, namun hanya berasusmsi sendiri,"tegas keduanya.

Keduanya juga meminta pihak-pihak yang telah menuduh soal PT NHM untuk mengklatifikasi dan membuat permohonan maaf kepada manajemen PT NHM atas penyataannya.

"Kami berdua sekali lagi mengungkapkan bahwa pernyataan kami hanyalah bercanda belaka dan tidak benar adanya, dan sekali lagi memohon maaf,"pungkasnya.(cr-04)


Peliput : Ramlan Harun

Editor   : Ikram