Pesta Miras di Kantor Desa bersama Pacar, 2 Aparat Desa di Sanana Dipecat Tidak Terhormat

Pertemuan dua aparat Desa Fogi disidangkan oleh masyarakat karena pesta miras di kantor desa, Rabu (17/3/2021). (Foto: Hamdi/malupost.id)

Sanana, malutpost.id -- Kasus pesta miras dan seks di kantor Desa Fogi, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula oleh Kepala Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Jahir Joisangaji dan Kaur Pelayanan Abu Kafau biking geger.

Keduanya pun dipecat dengan tidak terhormat oleh Kepala Desa Fogi, Jailan Gelamona melalui pertemuan bersama warga setempat di kantor desa, Rabu (17/3/2021).

Jailan mengatakan, perisitiwa asusila tersebut dilakukan Jahir dan Abu bersama seorang wanita yang belum diketahui identitasnya itu bertempat di kantor Desa Fogi pada, Selasa (16/3/2021) sekira pukul 03.00 WIT.

Menurut Jailan, tindakan amoral dua aparat itu berdampak pada kinerja desa dan pelayanan masyarakat.

Selain itu, perbuatan keduanya juga merusak citra desa sehingga tindakan tepat yaitu pemecatan.

"Karena ini tuntutan dari masyarakat Desa Fogi beserta aparat Desa Fogi yang lain maka saya sebagai kepala desa meminta kepada Jahir segera memundurkan diri dari ketua BPD, sedangkan untuk Abu, saya berhentikan secara tidak hormat," katanya di depan masyarakat dan kedua pelaku.

Jahir yang juga bakal calon kepala desa Fogi 2021 itu mengaku bersedia mengundurkan diri dari jabatannya.

Keduanya juga meminta maaf kepada masyarakat atas tindakan tak terpuji yang meresahkan itu.

"Kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat Fogi atas kesalahan yang telah kami lakukan, kami juga bersedia mengundurkan diri sebagai pemerintah desa,"katanya.

Perbuatan memalukan keduanya diketahui oleh istri Abu Kafau yang mendatangi kantor desa setempat lalu melempari kaca jendela kantor hingga pecah.

Dalam penggrebekan itu, beberapa warga juga menemukan botol minuman keras di atas meja serta pakaian dan pakaian dalam perempuan berhamburan di dalam ruangan kantor tersebut. Belum diketahui identitas perempuan tersebut. (mg-01)


-

Peliput : Hamdi Embisa

Editor   : Ikram