Dua Pejabat yang Pesta Miras di Kantor Desa Diproses Hukum

Ilustrasi minuman keras. (istimewa)

Sanana, malutpost.id -- Kasus pesta minuman keras di kantor Desa Fogi Kecamatan Sanana, Kepulauan Sula oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa, Jahir Yoisangaji dan Kaur  Pelayanan Abu Kaufua bersama seorang perempuan berbuntut panjang.

Selain dipecat dari jabatan dan undur diri, keduanya juga harus berurusan dengan kepolisian.

"Perbuatan keduanya itu sangat tidak wajar dan tidak terpuji karena menjadikan kantor desa sebagai tempat maksiat,"kata Kepala Desa Fogi Jailan Gelamona, Rabu (17/3/2021).

Menurutnya, perbuatan aparat desa telah menyalahi aturan dan membuat masyarakat berfikir buruk terhadap keberadaan kantor desa.

"Itu fasilitas negara, penilaian masyarakat juga tidak baik apalagi istri dari oknum pelaku tersebut memecahkan kaca maka saya akan mengambil langkah tegas,"tegasnya.

Di katakan Jailan, tidak ada jalan damai dalam perkara yang mencoreng citra desa.

Dirinya akan menggiring kedua aparat desa tersebut ke ranah hukum.

"Tadi saya sudah berhentikan kedua pelaku, selanjutnya saya menyurati ke kepolisian untuk memanggil kedua pelaku untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," tandasnya. (mg-01)


-

Peliput : Hamdi Embisa

Editor   : Ikram