Jelang Ramadan 2021, Harga Bapok di Kepsul Naik Gila-gilaan

Salah satu pedagang di Pasar Basanohi Sanana. (Foto: Ikram/malutpost.id)

Sanana, malutpost.id -- Lonjakan harga barang kebutuhan pokok jelang Ramadan 1442 Hijriah, mulai terjadi di pasar Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara.

Harga cabai naik dari dari Rp30 ribu menjadi 40 ribu per kilogram. Kenaikan harga cabai juga diikuti oleh bahan dapur lainnya. Bawang merah dari Rp40 ribu menjadi Rp45 ribu per kilogram. Sementara harga tomat dari Rp13 ribu menjadi 15 ribu per kilogram.

Tidak hanya barito, telur juga ikut merangkak naik menjadi Rp55-60 ribu per rak dari harga sebelumnya Rp50 ribu.

"Sekarang sudah mulai naik ini,”kata Sukasno salah satu pedagang di pasar Basanohi Sanana, Kamis (25/3/2021).

Menurutnya, kenaikan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional Sanana ini dipicu naiknya harga barang di tingkat agen.

Dia bilang, bawang merah yang sebulan lalu masih dengan harga Rp1 juta per karung, sekarang sudah menjadi Rp1,8 per karung.

Demikian pula tomat yang sebelumnya berada di harga Rp450 ribu krak kini menjadi Rp600 per krak. Bahkan, lanjut Sukasno, harga barang yang dipasok dari Luwuk juga jauh lebih murah ketimbang barang yang diambil dari petani lokal di Kepulauan Sula.

"Sembako ini kita ambil dari Luwuk dan Sanana. Namun, di Sanana sedikit mahal ketimbang di Luwuk makanya kita jual pun dengan harga sedikit tinggi kalau tidak kita yang rugi," tambahnya.

Kenaikan bapok ini belum diketahui oleh Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Kepsul.

Kepala Bidang Perdagangan Fahri Sanaba mengatakan, jika benar telah terjadi kenaikan harga, maka pihaknya segera turun ke pasar.

“Dalam waktu dekat kita turun ke pasar untuk melihat apakah itu mengarah kepada stok yang kurang atau sengaja dinaikkan biar dilakukan pemerataan harga,”kata Fahri. (mg-01)


-

Peliput : Hamdi Embisa

Editor   : Ikram