Mabuk lalu Setubuhi Bocah, Pemuda Halmahera Barat Terancam 15 Tahun Penjara

Ilustrasi. (istimewa)

Ternate, malutpost.id -- Seorang anak di bawah umur kembali menjadi korban asusila. 

Polres Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara mengungkap kasus kejahatan terhadap anak dan menangkap seorang pelaku berinisial SSL alias Epen. 

Pesta miras tersebut digelar di salah satu desa di Kecamatan Sahu Timur, pada Sabtu (13/2/2021) sekira pukul 01.00 WIT.

"Korbannya ini anak di bawah umur dan masih berstatus pelajar," kata Wakapolres Halmahera Barat Kompol Moch Arinta Fauzi kepada sejumlah awak media dalam konferensi pers, Selasa (30/3/2021). 

Arinta mengungkapkan, dari hasil penyelidikan, tersangka mencabuli korban dalam keadaan pengaruh minum keras.  

Menurutnya, peristiwa tersebut bermula saat korban belanja di sebuah kios. Saat melintas, bocah 13 tahun itu melihat tersangka bersama 3 rekannya sedang pesta miras di depan warung. 

Sekembali dari belanja, korban dipanggil tersangka tetapi tidak digubris. 

Tersangka lalu menarik tangan korban masuk ke dalam salah satu ruangan. Di tempat itu, pelaku mendorong korban dan terbaring. 

"Di situlah pelaku melakukan aksinya,"ungkap Arinta Fauzi.

Aksi bejat pelaku akhirnya terungkap dan dilaporkan ke Polres Halbar. Dari hasil keterangan, penyidik menyita 1 buah jaket hitam, 1 kaos pelangi, 1 celana panjang olahraga sekolah, dan pakaian dalam korban. 

Tersangka, lanjut Arinta, dikenakan Pasal 82 ayat 1 junto Pasal 76 huruf e atau Pasal 81 ayat 1 junto Pasal 76 huruf b atau Pasal 81 ayat 2 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Peraturan Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman maksimal seumur hidup. 

"Perkembangan kasus ini untuk tersangka sudah dinyatakan lengkap (P21) dan langsung dinaikkan ke tahap II,"pungkasnya. (met)