Prarekonstruksi Kasus Pembunuhan di Hutan Halmahera, 11 Adegan Diperagakan

Adegan ketiga yang diperagakan saat prarekonstruksi kasus pembunuhan di hutan Halmahera, Rabu (31/3/2021). (istimewa)

Ternate, malutpost.id -- Sebanyak 11 adegan diperagakan dalam kasus pembunuhan di hutan perbatasan Halmahera Tengah dan Halmahera Timur yang menewaskan 3 warga Halteng.

Seluruh adegan itu dilakukan di tempat kejadian perkara (TKP) berdasarkan keterangan saksi yang melihat langsung peristiwa itu. Dalam adegan yang diperagakan anggota polisi itu, terungkap bagaimana pelaku menyerang korban menggunakan anak panah.

Kabidhumas Polda Malut, Kombes Pol Adip Rojikan menjelaskan, prarekonstruksi itu dilakukan penyidik untuk mengetahui gambaran kejadian dan proses pembunuhan.

"Prarekonstruksi dilakukan di Kali Beb, Desa Pantura Jaya, Kecamatan Patani Utara yang melibatkan personel Dit Reskrimum Polda Malut dan Sat Reskrim Polres Halteng serta para saksi,"ucap Adip, Rabu (31/3/2021).

Menurutnya, seluruh adegan baik korban meninggal yakni H. Masani, Risno dan Yusuf Kader, pelaku pembunuhan serta saksi diperankan oleh polisi. Meski begitu, para saksi juga hadir di lokasi saat prarekonstruksi dilaksanakan.

"Ini untuk dapat menjelaskan posisi yang sebenarnya pada saat terjadinya peristiwa dugaan tindak pidana pembunuhan,"ujarnya.

Di katakana Adib, dilakukannya prarekonstruksi tersebut menunjukan progres bagus dalam penyelidikan menuju gelar perkara peningkatan status dari penyelidikan menjadi penyidikan. "Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menyerahkan serta mempercayakan seluruh proses penegakkan hukum kepada pihak Kepolisian,"pungkasnya.(cr-04)


-

Peliput : Ramlan Harun

Editor   : Ikram Salim