Kontraktor Palang Kantor PUPR Pulau Taliabu

Kantor Dinas PUPR Taliabu yang dipalang kontraktor, Kamis (1/4/2021). (istimewa)

Bobong, malutpost.id -- Aksi salah seorang kontraktor di Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara terbilang nekat. Pria yang diketahui bernama Fais Alwy itu memalang pintu masuk kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pultab, Kamis (1/4/2021). Aksi itu dilakukan bersama bersama karyawannya sekira pukul 12.00 WIT.

Meski hanya beberapa jam,  namun aksi tersebut membuat geger dinas tersebut. Berdasarkan informasi, tindakan nekat Fais itu buntut dari proyeknya yang belum dibayarkan padahal pekerjannya telah selesai sejak lama. Kata Fais, berbeda jika proyek ditangani langsung oleh Kadis PUPR Supriyitno maka prosesnya di keuangan jauh lebih cepat. 

"Kadis persoalkan anggaran, lalu kenapa dia mau bikin lagi pekerjaan baru, kegiatan baru, paket baru, sedangkan yang sudah jadi saja dia belum bayar dan anggarkan, lalu kenapa pekerjaan yang dia tangani dan baru dikerjakan itu dia anggarkan dan sekarang sudah di keuangan semuanya,"kesal  Fais.

Menurut lelaki yang biasa disapa Toni  itu, sebagai putera asli Taliabu, harusnya tidak disulitkan dalam usaha oleh pemerintah. Menurutnya, sebagai kontraktor dirinya juga berkontribusi membangun daerah melalui proyek pembangunan yang ia kerjakan. 

"Anak daerah yang harus diprioritaskan, saya juga kontraktor saya juga mitra daerah dan saya bantu daerah kan begitu, terus kenapa saya dirugikan, dari 2 tahun yang lalu hingga tahun kemarin, belum dianggarkan juga cuma janji-janji saja,"lanjutnya.

Fais bilang, dirinya telah berkali-kali menghubungi Supriyitno, hanya saja selalu ada alasan untuk mengindar. Untuk itu, memalang kantor adalah solusi terakhirnya untuk menyelesaikan masalah. 

"Saya berkali-kali hubungi tapi selalu alasan di rumah, dia ini terkesan ingin menghindar terus jadi memang sudah tidak ada toleransi lagi," tutupnya. Sementara, Bupati Pultab, Aliong Mus saat dikonfirmasi mengaku akan memastikan langsung. "Saya akan cek dinas terkait dalam hal ini PUPR"pungkas.(mg-06)


-

Peliput : Bambang Cahyadi

Editor   : Ikram