Kesaksian Nahkoda saat KM Anugerah Tenggelam, Ada Bayi di Antara 12 Penumpang

Penumpang kapal KM Anugerah bertahan di atas atap kapal setelah separuh badan mulai tenggelam, Ahad (4/4/2021). (istimewa)

Bobong, malutpost.id -- Kapal KM Anugerah yang mengangkut penumpang di Taliabu, Maluku Utara mengalami kecelakaan laut di perairan antara Pulau Timpaus dan Pulau Sonit, Banggai Sulawesi Tengah.

Kapal berbahan kayu tersebut hendak menuju Kabupaten Luwuk, Sulawesi Tenggara, namun karam akibat dihantam gelombang.

Persitiwa tersebut terjadi pada, Ahad (4/4/2021) pukul 03.00 WIT dini hari. Seluruh penumpang selamat setelah torambang-ambing selama 5 jam di atas kapal yang penuh dengan air itu. Di antara 12 penumpang ada seorang bayi dalam pelayaran tersebut.

"Jumlah penumpang 11 tambah anak kecil 1 orang jadi 12 penumpang. Kalau jam 3 itu kapal masih dikendalikan, nanti lampunya mati itu sekitar jam 4 mulai darurat. Dan pertolongan tadi tiba tadi sekitar jam 7," kata Kapten KM Kapal Anugerah, Mudin Ambrula kepada wartawan di kantor BPBD Palau Taliabu. 

Mudin mengungkapkan, kapalnya karam akibat cuaca. Menurutnya, gelombang pasang membuat air masuk dalam kapal. Seluruh anak buah kapal berusaha memompa keluar air namun, cuaca makin memburuk membuat mereka kesulitan.

"Karena angin utara, waktu itu disitu biar pompa ini jalan sudah tidak mampu. Tapi tidak langsung tenggelam juga kapal masih terapung," ungkapnya.(mg-06)


-

Peliput : Bambang Cahyadi

Editor   : Ikram Salim