Pencarian Korban Hilang di Sungai Halut Diakhiri, Keluarga Tetap Teruskan

Pencarian terhadap korban Yulianus Buda yang hilang di sungai Halut ditutup, Ahad (4/4/2021). (Dok. Basarnas)

Tobelo, malutpost.id -- Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate, mengakhiri operasi pencarian terhadap Yulianus Buda (45 tahun), korban hilang di sungai Taolas, Halmahera Utara, Ahad (4/4/2021). 

Operasi SAR terhadap warga Desa Dum Dum, Kecamatan Kao Teluk, Halut itu memasuki hari ketujuh pencarian.

Kepala Basarnas Ternate Muhamad Arafah mengatakan, berdasarkan SOP Basarnas operasi SAR dilakukan selama 7 hari. Pencarian melibatkan semua pihak, termasuk warga dan keluarga korban dengan semaksimal mungkin, namun korban tetap belum juga ditemukan.

"Tim SAR gabungan juga telah melakukan komunikasi dengan keluarga korban dengan hasil bahwa korban belum ditemukan,"ucap Arafah.

Sehingga, SAR gabungan kemudian melaksanakan briefing dan evaluasi operasi dengan hasil 1 orang korban dinyatakan hilang. "Operasi SAR ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing,"katanya.

Arafah menambahkan, meski operasi ditutup, namum Basarnas tetap melakukan pemantauan. Jika ditemukan keberadaan korban, maka pihaknya tetap siap menerjunkan personil ke lokasi.

"Apabila sewaktu-waktu ada yang melihat maupun menemukan, agar segera melapor ke pihak Basarnas,"pintahnya.

Meski pencarian telah diakhiri, namun keluarga korban tetap meneruskan pencarian terhadap Yulianus.

"Meskipun Basarnas telah menarik pasukan, tapi kita masih berupaya,"kata Marten keluarga korban yang dihubungi melalui handphone dari Ternate, Ahad (4/4/2021).

Dia berharap, dalam pencarian nanti bisa menemukan korban yang juga merupakan Ketua RT di Dum Dum itu.(cr-04)


-

Peliput : Ramlan Harun

Editor   : Ikram Salim