Gunung Dukono Erupsi, Tobelo Dikepung Abu Vulkanik

Erupsi Gunung Dukono yang terjadi beberapa tahun lalu. (Dok. Facebook Gunung Dukono)

Tobelo, malutpost.id -- Gunung Dukono di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara kembali erupsi, Rabu (14/4/2021).  Gunung api tersebut masih terus mengeluarkan abu vulkanik yang cukup tebal hingga ke Kota Tobelo, Halut.

"Tebal sekali. Abu gunung itu tiap hari ada, tapi tergatung arah angin, mengarah ke kota atau ke hutan,"ungkap Wahyu, salah satu warga Desa MKCM, Kecamatan Tobelo.

Kepala Pos Pemantau Gunung Api Dukono, Iwan Amat saat dikonfirmasi malutpost.id dari Ternate menjelaskan, aktifitas Gunung Dukono, dalam beberapa hari terakhir terus mengeluarkan abu vulkanik. "Seperti biasa. Tapi, secara visual tidak terlihat. Karena, ditutupi awan tebal. Kita amati mengarah ke timur laut,"jelas Iwan, via handphone.

Abu vulkanik dikeluarkan semakin tebal, kata dia, karena pengaruh hujan dipuncak. Kemudian, material longsor ke dasar kawa. "Ini gempa tremor, karena gerakan lava. Tingkat aktifitas Gunung Dukono pada level II atau waspada,"katanya.

"Kita rekomendasikan agar tidak ada aktifitas masyarakat atau pengunjung didalam radius dua kilometer dari Kawah Malumpang Warirang,"harapnya.

Terpisah, Kepala BPBD Halut, Abner Manery mengatakan, pihaknya sementara melakukan antisipasi dengan membagi  masker. "Kita sudah melakukan pembagian masker kepada masyarakat disejumlah titik terdampak,"katanya.

Namun, stok masker yang dimiliki dari bantuan BNPB sudah berkurang. Sehingga, pihaknya masih membutuhkan tambahan. "Kita belum tahu kapan berakhir. Makanya, kita butuh masker. Karena, selain abu vulkanik, juga untuk Covid-19,"ujarnya.

Dia menghimbau kepada masyarakat, untuk dapat menggunakan masker. Kemudian, warga yang masih menggunakan sumur, untuk dapat menutup dipermukaan.

"Karena, nanti pengaruh pada penyakit ISPA. Makanya, harus kita sama-sama mengantisipasi,"pungkasnya.(rey)


_

Peliput : Ramlan Harun

Editor   : Ikram Salim