Miris! Pria Gangguan Mental Ditolak saat Dirujuk ke RS Jiwa Sofifi

Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). (Ilustrasi: iStock)

Ternate, malutpost.id -- Salah seorang dengan gangguan jiwa (ODGJ) ditolak oleh petugas medis saat dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Sofifi, Provinsi Maluku Utara. Pria yang diketahui bernama Iwan, warga asal Ambon, Provinsi Maluku itu sebelumnya dirawat di RSUD Chasan Bosoeirie selama dua bulan. 

"Kami hanya tahu nama, karena pasien tidak punya KTP dan identitas lain. Selama pasien di RSUD tidaj ada yang bertanggung jawab. Pihak RSUD sudah menghubingi Dinas Sosial Kota Ternate, namun tidak ada kejelasan sampai hari ini,"ungkap salah satu perawat RSUD Chasan Boesoiri yang enggan namanya disebut, Rabu (21/5/2021).

Menurutnya, pasien tersebut sempat mendapat pengobatan selama 2 bulan di ruang pria. Namun, hasil pemeriksaan medis menunjukkan pasien memiliki gejala gangguan mental. Namun, saat dirujuk ke Sofifi, pihak RS menolak dengan alasan kekurangan fasilitas. "Pasien ditolak karena pihak RS Jiwa menganggap pasien bukan hanya gangguan jiwa namun punya penyakit lain, dengan fasilitas yang ada pasien tidak bisa ditangani,"jelasnya.

Akibatnya, pasien dikembalikan lagi ke RSUD Chasan Bosoeirie dan dirawat dengan biaya ditanggung RS dan Dinas Kesehatan Kota Ternate.  "Biaya pasien ditangani Rumah Sakit, dan baru dua minggu ini ditanggung Dinkes Kota,"pungkasnya. Sebelumnya, pasien diketahui tidur di lorong RSUD. (mg-05) 


-

Peliput : Irham Hi. A. Rahman

Editor   : Ikram Salim