Layanan Rapid Antigen Pelabuhan Ahmad Yani Picu Kerumunan Calon Pemudik

Kerumunan terjadi di kantor PT Pelni cabang Ternate saat calon pemudik mengantri untuk 

Ternate, malutpost.id -- Kebijakan rapid test antigen di pelabuhan Ahmad Yani, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara memicu terjadi kerumunan, Jumat (30/4/2021). Ratusan calon penumpang kapal yang mudik lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah harus rela berdesakan untuk mendapat layanan rapid. Padahal kerumunan itu dapat menimbulkan potensi penularan Covid-19. 

Amatan wartawan malutpost.id, ratusan calon pemudik itu memadati kantor PT Pelayaran Nasional Indonesi (Pelni). Mereka diketahui merupakan pemudik yang tujuan Namlea, Ambon, dan Bau-Bau.

Dimas, salah satu calon penumpang tujuan Bau-Bau menuturkan, kerumunan ini terjadi karena calon penumpang mudik cukup banyak. Menurutnya, mereka yang melakukan rapid antigen sebagian besar calon penumpang kapal KM Dorolonda.

"Petugas membatasi pelayanan tiket dengan tujuan Bau-Bau dan Ambon hingga besok subuh baru dibuka, " ungkapnya.

Dia mengungkapkan, penumpang yang hendak melakukan rapid test antigen harus membayar Rp140 ribu ke petugas. "Katanya sudah sesuai dengan rekomendasi Satgas Covid-19,"pungkasnya. (mg-06/mg/08)


_

Peliput : Muhlis/Taslim

Editor   : Ikram