Cegah Flu Burung, Karantina Ternate Musnahkan Puluhan Unggas

Pemusnahan unggas oleh Karantina Pertanian Ternate, Kamis (6/5/2021). (istimewa)

Ternate, malutpost.id -- Karantina Pertanian Ternate memusnahkan 21 ekor unggas dewasa hasil operasi pada April - Mei 2021, Kamis (6/5/2021).

Unggas jenis Ayam Bangkok dan Ayam Philippines  tersebut diketahui dipasok dari Manado dan Bitung menggunakan kapal ferry dan kapal penumpang. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar menggunakan incinerator di Instalasi Karantina Pertanian, Kelurahan Sasa, Ternate Selatan. 

“Kita berusaha menjaga Maluku Utara ini tetap bebas flu burung. Masuknya flu burung, selain berdampak pada kesehatan manusia, juga akan berdampak besar pada perekonomian masyarakat. Bayangkan jika sampai wabah flu burung menyerang peternakan di sini, berapa banyak kerugian yang harus ditanggung para peternak,” kata Kepala Karantina Pertanian Ternate Yusup Patiroy, Kamis (6/5/2021).

Menurutnya, unggas dewasa merupakan media pembawa hama dan penyakit hewan. Maluku Utara, lanjut Yusup, termasuk salah satu di antara tiga propinsi di Indonesia yang masih bebas flu burung berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 67 Tahun 2016. 

Lebih lanjut, Yusup mengungkapkan, modus para penyelundup untuk memasukkan unggas ke Malut sangat beragam. Namun, pihaknya selalu berupaya untuk mengamankan dan mewaspadai setiap modus yang semakin berkembang.

“Petugas kami selalu berjaga di tempat-tempat pemasukan, seperti di Pelabuhan Ahmad Yani, Pelabuhan Bastiong, dan Pelabuhan Jailolo. Kami berupaya menutup setiap celah penyelundupan unggas dewasa,” terangnya.

Anggota KP3 Pelabuhan Ahmad Yani dan KUPP Kelas III Jailolo turut serta menyaksikan pemusnahan unggas dewasa ini. "Personil petugas kami sangat terbatas. Oleh karena itu, kami ucapkan terima kasih kepada seluruh instansi terkait lingkup pelabuhan yang telah bekerja sama dengan baik dan membantu tugas-tugas kami di lapangan,” pungkas Yusup. (mg-08)



_

Peliput : Taslim T. Laher

Editor   : Ikram Salim