H-6 Lebaran, Pemudik ke Sanana hanya 3 Orang

Ilustrasi aktivitas pelabuhan Ahmad Yani, Ternate. (istimewa)

Ternate, malutpost.id -- Arus mudik di pelabuhan Ahmad Yani, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara jelang lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah tak seperti biasanya. Larangan mudik antarprovinsi yang mulai berlaku sejak Kamis 6 Mei 2021 berdampak pada penumpang kapal.

Amatan malutpost.id,  Jumat (7/5/2021), intensitas pemudik menurun drastis meski aktivitas kapal masih tetap normal sesuai jadwal. Kapal KM Sangiang tujuan Sanana Kepulauan Sula, Namlea dan Ambon yang biasa penuh dengan penumpang terlihat lowong, hanya terlihat awak kapal dan beberapa penumpang lalu lalang. 

"Penumpang dari Ternate yang ingin berangkat hanya tiga orang, dan kemungkinan penumpang dari Bitung (dengan KM Sangiang) juga perkirakan hanya 4 orang,"kata salah satu petugas KSOP saat ditemui di pelabuhan Ahmad Yani, kepada malutpost.id, usai melakukan pemeriksaan di kapal, Jumat (07/5/2021).

Terpisah Kepala Operasi PT Pelni Cabang Ternate, Irwansyah mengatakan,  hingga H-6 jelang lebaran aktivitas kapal masih normal seperti biasanya,  namun penjualan tiket untuk penumpang antarpropinsi belum satu pun yang laku terjual. "Aktivitas kapal lancar, tapi belum ada yang memesan tiket,"ujarnya.

Menurutnya, pemberlakukan persyaratan seperti rapid antigen bisa jadi pemicu turunnya pemudik jelang lebaran. "Pemudik yang ingin memesan tiket harus memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan," tutup Irwansyah. (mg-06)


_

Peliput : Muhlis Idrus

Editor   : Ikram Salim